Restoran Delima

Restoran classic ini menjadi pilihan makan malam kami minggu lalu. Bangunan yang nampak tua dan memiliki ciri khas arsitek peninggalan Belanda itu ternyata memiliki interior yang cukup nyaman dan bersih setelah melalui renovasi beberapa waktu yang lalu.

Tidak terlalu ramai pada malam itu, kami pun dipersilahkan duduk di sebuah meja bundar, dan menu kemudian direkomendasikan. Menurut beberapa sumber menu yang terkenal di restoran ini ialah KhauBak, a not to be missed menu. Sedangkan dari pelayan sendiri merekomendasikan ayam special Delima, which tasted good as well.

Di sela menunggu pesanan datang, kami sempat memesan appetizer yang disajikan dalam 1 piring besar. Satu persatu kemudian menu dihidangkan. Kami suka dengan udang goreng telor asin dan claypot tahu Delima malam itu. Udangnya tidak terlalu asin dan masi menjaga aroma yang baik. Cah sayurnya juga sesuai dengan lidah kita.

Pengalaman restoran yang sudah lama berdiri ini tetap memberikan servis yang bagus dan cita rasa yang baik.

  1. alamatnya dmana nich?

    Reply

    1. kalo ga salah Jalan Hindu, satu baris dengan Yoga Life.

      Reply

  2. untuk harga masing2 makanannya berapa bro?

    Reply

    1. Wah, udah lupa Lis, kami bersembilan waktu itu, satu orang kurang lebih 40rb.

      Rata2 berkisar antara 20rb-75rb per dish, kecuali mesan ikan, that’s seasonal price I guess.

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s