hotpot

Hotpot atau Sang-wo (Hokkien) sebenarnya bukan tren baru lagi di Medan. Sejak dulu sudah ada sangwo tradisional, seperti Steamboat di Jalan Semarang, Steamboat Meranti dan Raja Steamboat, atau bahkan OK Suki yang ada di Jalan Palang Merah dulu (ah..so nostalgic, saya masih SMP waktu itu). Tren hotpot pun semakin booming sejak hadirnya XO Suki taon 2010 lalu yang menawarkan konsep hotpot yang lebih modern.

hotpot medan

Kehadiran Xiu Xiu Hotpot yang berada di daerah jalan Gaharu ini sepertinya mencoba menjembatani konsep modern dengan suasana makan jadoel. Lokasi ruko yang paginya berjualan mie pangsit Limas itu pun disewa karena arealnya yang spacey dan areal parkir yang memadai.

display hotpot

Sesampainya di lokasi, anda akan diiring menuju bagian chiller, dimana aneka lauk steamboat disajikan di piring. Ada bakso ikan, bakso udang, aneka kreasi hotpot lainnya yang mayoritas homemade.

sterling hotpot

Setelah memilih, ada 3 jenis kuah yang ditawarin—Kaldu, Tomyam, dan Miso. Best seller? Kaldu dan Tomyam.

sate babi

Sambil menunggu hotpot disiapin, anda juga dapat memesan sate kacang, yang 1 porsinya terdiri dari 7 tusuk daging babi. Harganya? 20 ribu.

sate babi kacang

Beberapa jenis lauk hotpot juga dapat direquest untuk digoreng, seperti pansit contohnya.

gorengan dimsum

Economical wise, keterbatasan staff membuat kami harus DIY (Do It Yourself). Wait for the soup to boil, put everything inside, wait again till it’s  fully cooked, savor!

xiu xiu hotpot

Dari segi variasi, mungkin Xiu Xiu Hotpot kalah dibanding dengan resto komersil yang berada di mal. But what we like here is the flavorful soup and tomyam, MSG Free and feel a lot like homemade food.

Rumah makan ini tidak menyediakan AC di ruangannya, jadi kudu keringatan makan steamboat panas dan pedas…tetapi dikompensasi dengan bill makanan yang jauh lebih murah dibanding mal. Tergantung jumlah lauk yang diambil, malam itu kami bertiga tidak membayar lebih dari 300 ribu (Food & Drink), and went home with happy tummy.