Began in 1984 and Still Going Strong, Ini Alasan Es Campur Amo Digemari Semua Umur

Sebenarnya gerai ini udah pernah MaMa review sebelumnya (baca disini), tapi kali ini MaMa re-visit lagi untuk versi yang lebih updated.

Masih jelas kuingat momen ayahku yang mengajak kami sekeluarga menikmati dessert buatan Amo di hampir setiap weekend, saat sore, beberapa tahun lalu.

Melepas rindu dengan gerai satu ini, menjadi alasan lainnya aku mengunjungi Amo bersama dengan Christine.

Setelah makan siang di Nasi Ayam Asek (baca reviewnya disini), seluruh tubuh kami meronta kepanasan (saat itu memang sedang tengah hari), jadi kami terpeleset dikit ke seberangnya, Es Campur Amo.

Menu yang tertera di depan sterling Es Campur Amo cukup banyak.

Dua menu best-seller menurut anak sang owner, yaitu Es Campur dan Es Alpukat pun menjadi pesanan kami.

Yang request takeaway ramenya minta ampun!

Butuh tingkat kesabaran yang tinggi karena Es Campur Amo selalu “didemo” pengunjung dan ojek online yang menuntut seporsi (atau beberapa) hidangan dingin pemuas dahaga andalan Es Campur Amo untuk segera disajikan.

Berdiri sejak 1984, gerai ini seakan gak pernah sepi pengunjung.

Sejak kedatangan kami hingga waktu kami kembali ke laptop, eh maksudnya base camp MaMa, pengunjung terus berdatangan silih berganti.

Gak jauh beda dengan yang takeaway, yang dine-in juga banyak

Dipenuhi oleh pelanggan mulai dari lansia, anak muda hingga anak kecil pun sudah cukup menjadi bukti tempat ini disukai pengunjung dari berbagai level usia.

Cukup lama kami harus menunggu sebelum dua mangkuk kenikmatan batin dan fisik itu disajikan di depan kami.

Yup, kami tahan lagi karena perlu dijepret buat kalian.

Es Alpukat dan Es Campur

Tampilan duo pahlawan pembasmi gerah yang terlalu menggugah bikin kami langsung ngegas setelah yakin jepretan kami udah cukup menggoda.

Es Campur (14rb)

As expected, rasa manis dan segar yang mendominasi hit us like a truck sejak suapan pertama.

Slogan Bhinneka Tunggal Ika seakan berlaku juga buat hidangan es campur ala Amo.

Kombinasinya sempurna!

Bhinneka Tunggal Ika ala Es Campur Amo

Meskipun terdiri dari berbagai macam topping yang punya rasa dan tekstur tersendiri, perpaduan semuanya menciptakan rasa baru yang lebih menggugah.

Es Alpukat (17rb)

Es Alpukat yang juga menjadi best-seller mereka gak kalah bikin mata kami berbinar.

Alpukat yang diblender hingga smooth dibuat ciamik oleh tambahan es serut dan meses coklat.

Membuat keseluruhannya terasa lebih segar dan crunchy.

Just an advice, kalo bisa datangnya pas lagi gak diburu waktu, soalnya dengan banyaknya pelanggan yang datang silih berganti, kamu harus menunggu dengan sabar.

Plus, tentunya kamu butuh waktu ekstra buat menikmati tiap suapannya kan?

Es Campur Amo

Jln. Sei Kera 117 H, Medan
Jam Buka: 11AM-10PM
Harga ±14rb-17rb
Telp: 0853 223 6937
Halal