Categories: Cafe & Restaurant

Please Deh! Makanan Thailand Itu Nggak Cuma TomYam!

Ada satu jenis kuliner yang namanya pasti muncul ketika orang-orang membahas kuliner Thai, yaitu TomYam.

Nggak mengherankan memang. Pasalnya, menu ini merupakan menu yang paling populer dan paling mudah diterima di lidah orang-orang Indonesia yang mencobanya.

But, you have to know kalau Thai Food is not always and not only TomYam.

Total sebanyak lebih dari 10 jenis kuliner asal Thai otentik yang gue nikmati waktu itu di Thai Box Mutia Garden. Woles, gue kenalin satu-satu.

Kira-kira berapa jenis menu Thai yang loe tahu nih selain TomYam?
Keep reading on!

Awal bulan Oktober, beberapa hari yang lalu, Mutia Garden meluncurkan satu section atau stall khusus yang menyajikan menu ala Thai.

Tak tanggung-tanggung, chef yang dibawa ke Mutia Garden ini pun didatangkan LANGSUNG dari Negeri Gajah Putih.

Tentu saja dong hidangan yang disajikan itu authentic dari tangan chef yang merupakan kelahiran Thailand asli.

Thai Food Frenzy!

Setidaknya butuh gabungan dua meja untuk meletakkan semua menu, mulai dari Thai Mango Salad, Red Curry with Roasted Duck, Green Curry Chicken, Squid and Prawn Salad, Tom Yam Soup dan masih banyak menu lainnya.

Red Curry with Roasted Duck menjadi menu yang paling lengket di hati dan menjadi highlight kami saat itu.

But let’s start with the appetizer and save the best for the last!

Prawn and Squid Salad—Fresh, Citrusy

Dari insight yang diberikan oleh penglola, setiap seafood di sini dipasok secara fresh.

Menu yang dimasak juga melewati berbagai tahap QC hingga mencapai tahap “sempurna” sebelum tiba di meja tamu.

Begitupula dengan menu Prawn and Squid Salad ini.

Rasa alami udang dan cuminya yang fresh bener-bener stand out. Apalagi saat dikombinasikan dengan campuran bawang merah dan jus lemon yang mampu mengangkat rasa kedua elemen tadi.

Tekstur dagingnya juga masih garing dan nggak alot, nggak over-cooked. Worry not, both udang dan cuminya jauh dari kata amis.

As an appetizer, this is such a good start!

Thai Mango Salad—Sour, In A Good Way

Hal pertama yang langsung terasa ketika sesuap salad ini mendarat di lidah adalah ASAM. Nggak, nggak sampai bergidik kok.

Meskipun salad ini sudah ditaburi kacang dan disiram saus ala Thai yang cenderung manis, rasa asam alami dari mangganya masih tetap terasa dan menciptakan perpaduan asam-manis yang unik.

You should give it a try, at least once!

Pomelo Salad—Spicy, Bitter-Sweet

Pomelo atau yang akrab disebut Jeruk Bali merupakan ingredient utama dari menu ini, sesuai namanya.

Pomelo lebih dulu disimpan di dalam mesin pendingin dan disajikan fresh saat menu dipesan, tanpa proses masak apapun. Kemudian pomelo yang sudah dikupas dan dipotong sedemikian rupa ditaburi lagi dengan red chilli oil yang menambah sedikit rasa pedas pada pomelo.

Perpaduan rasanya cukup unik di lidah, tapi sayangnya, pomelo yang dipasok hari itu somehow memiliki rasa yang sedikit pahit menurut pengelola.

Anyway, make sure to enjoy this dish cold.

Red Curry with Roasted Duck—Bold, Savory

First bite in, Roasted Duck-nya terasa sweet and savoury, and the duck meat just melts right in your mouth.

Kombinasi aneka rempah-rempah dasar seperti gallangal, red chilli peppers (dried), onion dan beberapa bumbu lainnya membuat menu ini lebih flavorful dan bold.

Konsistensi kuahnya juga pas, nggak terlalu kental dan at the same time nggak terlalu cair. Just right.

Sebagai pujian, pun sebagai keluhan gue, adalah PLEASE tambahin daging bebeknya yang mantul itu. Two thumbs up for this menu!

Green Curry Chicken—Less Spicy, Less Greasy, Sweeter

OH HO YES!

Green Curry Chicken was the second favorite menu setelah menu Red Curry tadi.

Kalau benar-benar diperhatikan, warnanya tidak jauh berbeda dengan warna soto Medan yang umum ditemukan.

Bedanya dengan Red Curry tadi adalah sensasi yang lebih manis, gurih, tidak terlalu pedas dan less greasy ketika suapan pertamanya mendarat di lidah.

Suapan berikutnya? I can hardly remember karena gue udah terlanjur ketagihan dan sibuk menyuapi diri gue sendiri dengan sesendok demi sesendok Green Curry Chicken ini.

Coconut Seafood—Curry but Sweet?

Meskipun tergolong menu ‘Curry’, Coconut Seafood ini sedikit berbeda dengan kedua sahabatnya yang di atas.

Tekstur yang lebih creamy, lebih intense dan dikombinasikan dengan udang dan cumi yang fresh tadi, otomatis membuat keseluruhan Coconut Seafood memberikan sensasi yang berbeda.

Both sweet dan salty terasa sangat kuat. Sangat manis sekaligus sangat asin pada saat yang sama, dengan hint savory tentunya.

Seperti apa ya? Uhhmmm…

Kalau dianalogikan, rasanya mirip seperti bertemu sahabat dekat yang udah bertahun-tahun nggak berhubungan; familiar but at the same time AWKWARD.

But, setiap orang memiliki preferensi dan persepsi rasa yang berbeda. Not for me, but maybe it’s for you.

Tom Yam Soup—Sour, Sweet, Spicy

Without any explanation, bayangan rasa asam, manis dan pedas sudah lebih duluan muncul di pikiran ketika menu TomYam yang menjadi topiknya.

The same delightful experience you’ll get from this Thai Box Mutia Garden’s TomYam Soup, too.

As I stated earlier, seafood yang dipasok di sini pada fresh. Termasuk seafood yang digunakan dalam menu ini.

Rasa manis alami dan dagingnya yang garing terasa banget dari udangnya yang fresh, ukurannya juga cukup besar menurutku. Cuminya juga nggak alot dan langsung terpisah ketika digigit. Well, yang masak chef asli yang berpengalaman, so pasti nggak diragukan lagi.

Anyway, satu sajian TomYam Soup ini bisa untuk dua orang manusia berukuran “normal”.

Signature ‘Mama Noodle Tom Yam Soup’

Buat kalian yang uda pernah mengunjungi Negeri Gajah Putih, mungkin sudah pada familiar dengan menu yang satu ini.

Menurut saya pribadi ya, menu ini nggak jauh berbeda dengan TomYam Soup di atas. Bedanya, menu ini menggunakan mie asli dari Thailand.

Hanya saja, kalau memang mesti disandingkan, menu ini memiliki konsep yang cukup mirip dengan Budae Jjigae asal Korea.

Kalau Budae Jjigae menggunakan bumbu Gochujang pada kuahnya, maka menu ini menggunakan TomYam dan kuah kaldu seafood sebagai bumbu dasarnya.

Nah, di Thailand, menu Mama Noodle Tom Yam Soup ini juga termasuk makanan sehari-hari. Apakah menu ini bakalan jadi menu sehari-hari juga untuk orang Medan? What do you think?

Crispy Fish Maw—Crispy, Sweet

Fish Maw lebih dulu digoreng hingga renyah sebelum kemudian disajikan bersama dengan mango salad yang asam dan manis.

Some tip for you: nikmatin fish maw-nya barengan dengan si salad mangga yang tersembunyi di dasar piring ya. Biar kombinasi dari kedua elemen itu meledak sekaligus di mulut.

Sayang, kami makan ini pas uda dingin jadi agak kenyal. One can only imagine if it’s still freshly fried when eaten!

Prawn Cake Sugarcane

Nah, yang ini sudah pasti sebutannya adalah “snack”. Tapi kalau mau dimakan bersama dengan main course, juga sah-sah aja. Nobody’s gonna judge you!

Tapi personally, it’s better eaten just the way it is. Apalagi dengan chili sauce yang mendampinginya fresh dari dapoer.

Let’s start with the texture, lembut cenderung ke arah spongy dengan interior yang tidak begitu solid ataupun keras namun tetap dense ketika digigit. Rasanya sedikit asin dengan aroma udang yang subtle.

Why Thai Box?

Some of the menu here maybe not something new, tapi kata orang, beda tangan beda rasa.

Nggak peduli seberapa banyak Thai Resto yang berseliweran di Medan, tetap aja citarasa setiap resto bakal berbeda. For example, signature di Thai Box ada menu ‘Mama Tom Yam Noodle Soup’ yang lumrah banget di Thailand tapi masih hanya segelintir orang Medan yang tau.

Selain karena menunya yang otentik, suasana tempat yang open-air ini nyaman buat nongkrong sambil menikmati menu Thai pesananmu. Well, I’ll give it a next visit for sure.

Give it a try and tell us what you think!

Thai Box (@mutia.garden)

Jl. Cut Mutia
Jam Buka:
Weekdays: 11:30-15.00, 17.00-22:00
Weekend: 11.30-22.00
Harga mulai dari ±45rb
Halal
Lokasi: https://g.page/mutiagarden?share