Hoo Yee – A Glimpse of Malaysian Cuisine in Medan

hoo yee kuliner medan

Sejauh ini, gue rasa keberadaan Pan Mee di Kota Medan ini masih cukup jarang, meskipun restoran yang menyajikan kuliner khas Malaysia sudah mulai lumrah ditemui di Medan.

Salah satu hidangan yang mungkin paling memorable bagi anak-anak MaMa yang tinggal atau pernah tinggal di Malaysia adalah Pan Mee. But little did we know…

Pan Mee Ternyata Bukan Nama Hidangan!

hoo yee kuliner medan

Pan Mee (Ban Mian/板面) termasuk salah satu jenis mie, mirip sebutan Mie Kasar atau Mie Halus kalo di Medan.

Ban Mian secara harfiah berarti “Mie Papan”, yang berasal dari cara warga suku Hakka membentuk mie, yaitu dengan memotong menggunakan papan.

Tapi, zaman sekarang sepertinya masyarakat lebih banyak memakai pasta maker (kadang robot!) untuk memotong mienya.

Pan Mee yang populer di Tiongkok, Malaysia, Singapura, dan Taiwan umumnya disajikan dalam bentuk kuah. Namun, sesampainya di Malaysia, warga Kuala Lumpur memodifikasi Pan Mee jadi bentuk kering dan ditambahkan sambal atau cabe. Jadilah Dry Chili Pan Mee, salah satu hidangan signature khas Malaysia.

2016 — The Year Everything Started

hoo yee kuliner medan

Bagi anak-anak MaMa yang pernah tinggal di Malaysia (entah itu untuk menimba ilmu atau mencari nafkah), pastinya somehow rindu dengan kuliner khas di sana sepulangnya ke Medan, gak terkecuali kedua owner dari Hoo Yee.

Nah, demi mengabulkan rindu para penduduk Medan yang pernah tinggal di Malaysia, dan untuk berbagi kebahagiaan pas menikmati Pan Mee, kedua owner tersebut kemudian merintis Hoo Yee, restoran dengan spesialisasi Pan Mee, pada tahun 2016 silam (dan pernah MaMa ulas juga saat itu).

Dalam bahasa Kanton, Hoo Yee berarti sesuatu yang baik (kalo dalam bahasa Korea mirip “Daebak”). Tujuannya seperti yang gue bilang tadi, to feel good setelah menikmati aneka hidangan di sini.

Hoo Yee: Dulu vs Sekarang

hoo yee kuliner medan

Awalnya, Hoo Yee berlokasi di antara Uncle Kaya dan Coffee Box, dengan sistem advertising mouth-to-mouth. Lokasi Hoo Yee yang dulu juga lebih kecil, hanya berupa satu ruko dengan interior yang lebih vintage.

Dining area yang digabung dengan dapur seperti mendukung konsepnya yang lebih ke eat and go (kalo bahasa gaulnya sih SMP alias Siap Makan Pulang 😬).

Tapi 4 tahun kemudian, lokasi Hoo Yee udah lebih luas dan “visible”, yaitu di sebelah entrance Royal Condominium. Konsepnya juga telah berubah dari eat and go menjadi casual dining. Jadi, customer bisa dengan santai duduk lama dan menikmati hidangan di sana.

Kalo kalian baca blog MaMa yang dulu, pas itu menunya hanya satu, yaitu Pan Mee. Tapi, sekarang sepertinya Hoo Yee udah banyak berkembang, yang bisa dilihat dari banyaknya menu pas kami visit.

Menu Paling “Senior” Di Sini: Hoo Yee Spicy Pan Mee

hoo yee kuliner medan

Pan Mee di sini diadaptasi dari Dry Chili Pan Mee yang populer di Malaysia. Meskipun bentukannya kering, kalian bakal dikasih kuah terpisah. Kuahnya sendiri berasal dari rebusan tulang babi.

Nah, sebagian dari kuah itu dimasak bersama mie, sayuran, poached egg, dan berbagai topping lainnya. Kemudian, mie yang telah dipisah dengan telur di-“plating” dengan saus, chili oil, minced pork, chili flakes, ikan bilis goreng, dan daun bawang.

hoo yee kuliner medan

Cara makannya sama dengan Bibimbap ala Korea, yaitu dicampur semuanya sebelum dimakan. Well….. bisa aja sih kalo dimakan terpisah, but I can assure you it won’t taste as good.

Dry Egg Noodle

hoo yee kuliner medan

Dikenal juga sebagai Wonton Noodle di Malaysia. Berbeda dengan ‘Wantan Mie’ yang kita kenal di Medan, Wonton Noodle di Malaysia terdiri dari mie telur yang direbus, kemudian dicampur bumbu seperti kecap manis dan asin sedikit sehingga dari tampilannya saja sudah beda.

Wonton Noodle Hoo Yee dipadukan dengan Charsiew Ayam (yes, ayam!), bok choy, dan irisan acar cabe hijau yang asem segar. Menu ini disajikan dry alias gak dikasih kuah terpisah.

Malay-Style Nasi Lemak

hoo yee kuliner medan

Sesuai namanya, Nasi Lemak ini lebih Malaysian style, dengan komposisi nasi, sayap ayam goreng, ikan bilis, serundeng, kacang tanah, telur rebus setengah butir, dan potongan timun.

Sebagai sentuhan akhir, sambal yang ditaruh di atas nasi itu bukan sambal belacan ya, namanya Malaysian Sambal (atau sejenisnya….). Tapi, Sambalnya dibuat lebih pedas dibanding yang ada di Malaysia demi menyesuaikan dengan lidah orang Medan.

Unfortunately, ayam untuk Nasi Lemak ini hanya tersedia sayap aja, gak bisa request paha, dada, atau paha atas.

Hoo Yee Curry Rice (with Pork Chop)

hoo yee kuliner medan

Sepiring nasi putih disiram dengan Indian-style curry, lalu diberi topping telur mata sapi, bawang goreng, dan dua potong pork chop. Betewe, kalo kalian cuman pengen pork chop nya aja, kalian bisa pesan terpisah.

Satu hal yang paling notable dari karinya adalah aroma rempahnya yang kuat sejak suapan pertama, yang jadi ciri khas dari Indian Curry.

Sedangkan untuk Pork Chop, daging babi dipotong tipis lalu digoreng dengan tepung roti. Menurut gue pribadi, Pork Chop nya cenderung lebih kering, tapi mungkin itu jugalah yang membuat snack satu ini terasa renyah.

Chicken Popcorn

hoo yee kuliner medan

Kalo kalian pengen sesuatu yang lebih bite-sized, boleh cobain menu yang satu ini. Basically menu ini adalah daging fillet ayam yang dipotong kecil-kecil lalu digoreng dengan tepung.

Signature Fried Wonton

hoo yee kuliner medan

Untuk menu snack, gue personally paling recommend yang ini. Jujur, gue juga gak heran sih kenapa Signature Fried Wonton ini jadi salah satu menu signature Hoo Yee.

hoo yee kuliner medan

Dari luar mungkin terlihat seperti fried wonton pada umumnya, tapi di dalam kulit yang renyah itu terdapat potongan udang (bukan udang cincang) yang crunchy. And that’s what made me happy with this dish!

Rojak

hoo yee kuliner medan

Menu ini gak jauh beda dengan Rujak yang biasa kalian temukan di Medan. Potongan buah nanas, timun, bengkuang disiram dengan bumbu rujak, kemudian diberi taburan kacang tanah sebagai topping.

Hoo Yee Kaya Toast

hoo yee kuliner medan

Roti Bakar dengan isian selai Srikaya mungkin jadi menu yang cukup umum sebagai sarapan. Tapi, meskipun sederhana, menu ini memberikan rasa nyaman tersendiri.

Eits.. Jangan Lupa Minum!

Setelah kenyang dengan aneka makanan tadi, saatnya kami akhiri dengan Teh Tarik dan Milo yang jadi best seller di sini, serta Soya dan Chrysanthemum Tea sebagai tambahan.

Teh Tariknya WAJIB pesan. Aroma tehnya harum banget, manis sama pahit tehnya seimbang. Creamy tapi gak bikin eneg.

Kalo pecinta Milo, apalagi buat yang merasa Milo Malaysia memang paling mantep, boleh juga ke sini, buat mengingat-ingat pas ke Malaysia dulu.

Citarasa dan Kualitas yang Konsisten are What Keeps Hoo Yee Going Strong

hoo yee kuliner medan

Sejak tahun 2016, cukup banyak langganan tetap Hoo Yee yang memuji konsistensi citarasa makanan yang ditawarkan. Gue rasa sih, alasannya mungkin karena kualitas bahan-bahan yang dipertahankan sedemikian rupa.

Moga-moga beberapa tahun lagi para pelanggan tetap Hoo Yee masih bisa merasakan citarasa khas Hoo Yee seperti pas pertama mereka nikmati sejak tahun 2016 silam.

Hoo Yee

Jl. Palang Merah No. A20-21
https://goo.gl/maps/WnDLu41AopEtyjP2A
Jam Buka: 08.30-21.00 (Kamis tutup)
Non Halal

Share this article
Default image
Cindy Ardisa
Copywriter & Content Editor at Makanmana
Articles: 42

Leave a Reply