Bakmie Kaka

Pada demam piala dunia? Tunggu dulu… ini ga ada kaitannya dengan salah satu nama pemain bola terkenal.

Tempat ini selalu menjadi spot favorit kami usai jogging minggu pagi di daerah cemara asri, dan kerap ramai juga dipenuhi keluarga dan orang tua yang kebanyakan ikut olahraga pagi.

bakmi kaka cemara asri

Mie memang sudah menjadi salah satu sarapan pokok, dan bakmie Kaka ini kerap ramai dikunjungi karena lauknya ringan, porsinya pas, dan rasanya mantap. Ada 2 jenis lauk yang bisa diorder, ayam dan pork, tetapi saking laparnya setelah olahraga, biasa kami pesan ukuran jumbo dan lauk kombinasi!

  1. Not Recommended

    Saya pelanggan mie kaka 3 tahun yang lalu sampai terakhir minggu pagi kemarin dapat pengalaman yang sangat tidak menyenangkan dari nenek pemilik bakmie kaka.

    Saya dan keluarga pesan 3 bakmie dan 1 bihun bak. Kebetulan Bakmie yang saya dapat tidak matang.. Mienya banyak lengket dan bergumpal. Saya langsung bilang mienya ini tidak matang. Saya enggan makan.

    Dari dekat kedengaran nenek pemilik bakmie langsung datang.

    “Mana mienya ? Tidak mungkin tidak matang.”

    Lalu saya menunjukkan gumpalan2 mie tersebut.

    Neneknya dengan nada kasar bilang “Lain kali kalau mau lembek waktu pesan bilang lembek”.

    Saya bilang “Beda antara lembek dan tidak matang. Soalnya banyak gumpalan dan mie tersebut lengket semua dan sumbu dalam mie masih kelihatan putih waktu di patahkan.”

    Neneknya dengan nada kasar dan teriak dihadapan ramai “Jadi kamu mau ganti dengan yang baru gak ?” sampai 2x teriak dihadapan orang.

    Padahal sudah sewajarnya diganti baru kalau memang tidak matang dan tidak perlu teriak2 dengan nada kasar. Disini saya makan pakai bayar bukan minta.

    Dengan nada kecil saya mengiyakan.

    Ternyata datang kembali dengan mie tadi yang direbus kembali dengan ditambah air alhasil mienya sudah kebanjiran air dan rasanya sudah tidak mengenakan dan ditambah dengan nada tidak senang dari nenek tersebut “Sudah lembek belum ?”

    Langsung saya bilang “Bukannya diganti baru tapi dimasak kembali tambah air”.

    Ini sudah keterlaluan. Sebagai penjual makanan tidak semestinya cara melayani tamu begini apalagi saya sudah 3 tahun lebih langganan tiap minggu pag. Gara2 semangkok mie yang enggan diganti baru anda kehilangan selamanya pelanggan lama yang sudah 3 tahun.

    Langsung dengan kesal saya bayar dan pergi tanpa makan.

    Reply

  2. bakmi kaka maknyos…diskon pliz hahaha

    Reply

  3. aku sudah coba nie.. mantap..
    gak nyesel aku.. 🙂
    mantap bgt dah.. suasana dan mienya mantapp…

    Reply

  4. Thanks too! Keep up the good work 🙂

    Reply

  5. Bakmi Kaka is the bestttt~ Harus dicoba! Ga nyesel deh~

    Reply

  6. Guys,thanks yach da like bakmie kaka.. ^_^

    Reply

  7. Demam miekah minggu ini? Secara indrhalim semalam posting mie ayam, gw posting mie ayam jamur. nahh disini juga bakmie

    Reply

    1. Haha let’s call it NoddleWeek Pep…what a coincidence 🙂

      Reply

  8. sllluuuuuuuuurp! d lama ne ng makan mie kaka!! jd ngiler ne krg ngebayangin enakny nie mie!

    Reply

    1. Haha emangnya anda ga berada di Medan yah?

      Reply

  9. enak nya , btw porsi gede brp duit ?
    biasa potonya bgs , kali ini kok std aja he22

    Reply

    1. ups.. standardnya menurun yah? haha.. iya nyoba komposisi baru seh Ven, udah ada bbrp bakmi anglenya kurang lebih sama seh hehe..

      porsi standard 13, porsi jumbo 15 kalo ga salah.

      Reply

      1. masih murah yah harganya .
        iya terus terang potonya ga biasa nih , diambil dgn posisi gitu kesan nya plain aja .

        Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s