Eksistensi Hayazushi di Medan memang nggak bisa dibilang baru. Meskipun hanya home-based, mereka udah punya banyak peminat. Tapi, sekitar akhir tahun lalu, Hayazushi akhirnya membuka offline store di Jl. Yoserizal No. 88, Medan!

Kenalan Lebih Dalam Sama Hayazushi
Sama dengan kita semua, para owner Hayazushi ini hobi kulineran. Tapi, ada suatu ketika mereka memutuskan untuk membuat bisnis kuliner sendiri. Ide membuat kuliner khas Jepang pun muncul setelah kepikiran sang partner, yang punya pengalaman part-time di restoran sushi di Kuala Lumpur.
Awalnya, para owner ini menamakan brand mereka ‘Sushi Xpress’. Namun, ketika nama ini hendak dipatenkan, ternyata di luar negeri udah ada outlet dengan nama yang mirip (Sushi Express). Akhirnya, mereka memutuskan untuk menggunakan nama dengan arti yang serupa: Hayazushi.







Hayazushi Tak Sekedar Nama?
MaMa awalnya berpikir Hayazushi hanya versi bahasa Jepang dari nama awal yang diusung para owner. Tapi, setelah Googling lebih jauh, ternyata ada sejarah menarik dibaliknya!
Pada era Nara (710-794), warga Jepang mengonsumsi daging ikan yang difermentasi dengan campuran nasi dan garam. Setelah difermentasi, nasi yang sudah tak berbentuk dibuang, hanya daging ikannya yang dimakan. Pada era Muromachi (1336-1573), ikannya nggak difermentasi penuh kayak era Nara, tapi cita rasa ikannya jauh lebih nikmat. Plus, nasinya juga masih bisa dimakan.
Di era Edo (1603-1868), warga Jepang menemukan cara yang lebih cepat lagi untuk menikmati sushi, yaitu dengan memakai cuka (yang dibuat terpisah) untuk memunculkan cita rasa asam dan membuang aroma khas fermentasi. Nah, sushi kayak gini yang dinamakan Haya-zushi atau ‘quick sushi’ yang eksis hingga saat ini, termasuk Nigiri-zushi yang diciptakan/dipopulerkan oleh Yohei Hanaya.

Hayazushi, Tempat Makan Fusion di Medan
Sesuai namanya, Hayazushi memanjakan mata dan perut penggemarnya dengan aneka menu sushi, ramen, dan don (nasi) yang menarik. Tapi, kami lebih setuju kalau Hayazushi disebut menawarkan kuliner fusion, karena nggak hanya makanan khas Jepang, tapi ada juga khas Vietnam, Malaysia, Nusantara, Tiongkok, hingga Western!
Untuk menu main course khas Jepang, tantang lidah pecinta pedas kalian dengan menu Tantan Abura Ramen (58rb) dan Chashu Paitan Kara Ramen (58rb). Tapi, untuk yang kurang kuat pedas, MaMa rekomendasikan Bonito Ramen (58rb), Oyakodon (58rb), dan Saba Don Set (63rb). Atau, kalau kalian pengen menu dari negara lain, ada Vietnam Lemongrass Chicken (49rb) dan Suan La Fen.








Sebagai menu camilan, kami juga pesan Tobiko Pomme Pure with Chips (48rb) dan Yakitori OG (48rb). Of course, kami juga pesan beberapa menu sushi: Salmon Aburi Mentai (58rb), Tuna Mentai Roll (48rb), serta Chicken Garlic Butter Roll (58rb). Oh ya, kalau total pesanan kalian 300rb, kalian bisa nikmati Salmon Aburi Mentai Roll seharga 10rb aja nih!






Menu Sarapan khas Hayazushi
Mulai dari 25rb, kalian bisa menikmati sarapan di Hayazushi dengan menu dari berbagai daerah: English Breakfast, Kwetiau Kuah, Dimsum, serta Nasi Uduk. Nah, paket ini udah termasuk free drink, jadi praktis banget kalau pengen sarapan nikmat tapi lebih hemat!


Ngomong-Ngomong soal Minuman..
Untuk menemani makanan beraneka rasa dan sensasi tadi, MaMa pesan beberapa minuman menyegarkan ini.

Nongki Bareng Teman Sambil Menikmati Kuliner Aneka Negara
Tempatnya memang berupa ruko yang tak terlalu besar, tapi ada tiga dining area yang bisa kalian sambangi, termasuk satu ruangan VIP. Meskipun sederhana, tapi interior khas Jepangnya dapat banget, dengan furnitur dan dinding kayu serta banyaknya mural khas Jepang.
Otomatis, tempatnya jadi terasa nyaman dan homey buat sekedar nongki santai, sambil menikmati aneka snack dan main course khas Jepang dan Asian fusion khas Hayazushi.

Hayazushi
Jl. Yose Rizal No.88, Kec. Medan Kota
https://maps.app.goo.gl/YcCJvZV5Qs6HWEo28
Jam Operasional: 07.00-22.00
No Pork No Lard
Instagram: @hayazushi.id


Leave a Reply