Makanmana.net Froyo Guide

Froyo (Frozen Yogurt) Craze is still in the air. Kepopuleran Es Krim Yogurt dan fenomena dessert ini mengingatkan kita pada boomingnya donut bertekstur lembut dan gerai roti cantik di kota tercinta kita pada beberapa waktu lalu. Dessert yang dingin nan adem ini mulai memasuki dunia kita dengan ditandai oleh lahirnya si Asam Sally pada tahun 2008 di Jakarta. Dan kegilaan ini ikut merambah ke Medan. Market Frozen Yogurt ini tentunya bukan hanya dimonopoli oleh Sour Sally doank, Di Medan sendiri kehadiran Frozen Yogurt justru dibawa oleh J.Cool, sebuah Froyo by-product dari J.Co donut enterprise yang kemudian baru bermunculan para competitor.

Dengan semakin berkembangnya industri Froyo di Medan yang ditandai dengan kehadiran para produsen Froyo, kru makanmana.net merasa tertantang untuk mereview keragaman dan asiknya dunia ini yang digemari oleh para youngster jaman ini. Dan SUN Plaza pun menjadi pilihan kami atas pertimbangan atas lebih ketatnya persaingan terjadi di sini karena kehadiran 5(lima) toko penjual Froyo yang lumayan dikenal oleh para penggemar dessert sehat ini. Dengan berlengkapan kamera, buku notes, pena, dan perut yang kuat… TENG! acara “froyoFest” kami pun dimulai.

Our first stop was Red Mango. The assembly point was coincidentally established here, jadi ga ada alasan tertentu kenapa Red Mango menjadi yang pertama. Sesampai di Red Mango kami pun langsung menuju kaunter untuk memesan our first Froyo. Froyo pertama kami dari Red Mango datang dengan free topping karena sebelum memesan, kami sempat mention @redmangoindonesia di twitter kami, dan menunjukannya ke kasir yang sedang bertugas.

We went for Blackberry Twist, Produk unggulan Red Mango, kombinasi Original with Blackcurrant flavoured Froyo dengan 3 pilihan topping dari 13 pilihan yang ada, Yaitu: Mochi, Brownies dan free topping of Fresh Kiwi. (Topping andalan mereka: mochi, longan and kiwi) Dengan harga 28 rb, kami mendapati froyo ini lumayan worthy. The Froyo is quite rich, sweet and leaves a hint of blackcurrant after taste membuat kami lumayan menyukainya. Satu satunya hal yang kami complain hanyalah topping brownies-nya yang keras dan lebih tepat dinamakan biscuit rather than a brownie.

Sedangkan untuk ambience yang ditawarkan dengan interior yang chic, menempatkan mereka menjadi spot yang tepat untuk para youngster untuk hangout, tetapi sayangnya limited space yang ditawarkan membuat group youngster yang lebih besar bakal kesusahan memposisikan diri mereka di dalam gerai yang satu ini, But we can always have a take away, can’t we?

Okay, Red mango was done, jadi kita langsung menuju the next and nearest competitior; J.Cool.

J.Co sang raja donut juga tidak mau kalah dalam dunia dessert, Sebelum yang lain sempat berpijak di Medan ini, J.Co langsung meluncurkan Froyo line miliknya yang dinamakan J.Cool. Dengan bandrol harga yang lebih murah (single cup 15rb) dan 20 varian toppings dengan fav topping Longan, Kiwi dan Strawberry, J.Cool berhasil menjadi dessert favourite pada masanya. Dari hasil peninjauan lapangan, kami mendapati bahwa Froyo J.Cool lebih asam dan bertekstur lebih rough dari Red Mango. Sayangnya J.Cool hanya menawarkan single flavor alias original taste. Akan tetapi space dan ambience yang ditawarkan J.Cool amatlah cozy dan sanggup mengakomodasi bigger groups.

Next we move to L.A. Betty…

L.A. Betty yang menjadi salah satu contender di awal kejayaan froyo di Medan yang pertama kali menawarkan flavoured froyo (strawberry, if I’m not mistaken). Space yang ditawarkan tidaklah begitu besar tetapi porsi single froyo yang diberi denga price tag 20rb, so far is the most value for money. Isinya lumayan padat dan banyak dengan 20+ ragam topping yang ditawarkan lumayan diminati. Dengan rasa creamy yang lebih dan teksturnya yang halus disertai derajat kemanisan lebih tinggi dari J.cool sempat membuat brand ini menjadi favorit para kawula muda.

Akan tetapi seiring berjalannya waktu dan menjamurnya persaingan serta kurangnya maintenance pada interior-nya, membuat froyo bermaskot cewek jelita ini mulai kehilangan beberapa pamornya. We hope there will be improvement.

Abis nyicipin yogurt si jelita, kita datangin cewe gothic…Sour Sally.

Dari L.A. Betty kita langsung menghampiri sang ratu Froyo dengan perut setengah terisi. Disambut dengan interior yang childish nan elegantnya sedikit banyak kembali memacu semangat kami. Tertarik dengan pilihan melon and strawberry flavoured froyonya, maka kami pun memesan melon and strawberry twist. Dengan topping andalan mereka mochi, kami pun melahap habis tanpa sisa.

Kesegaran keasaman dari produk ini memang lain dibandingkan froyo lainnya, dengan wangi melon yang ringan tapi memikat dilengkapi dengan kekenyalan yang lembut mochinya, memang jelas mendefenisikan bedanya kelas froyo ini.

Desain space mereka yang chic juga menjadi salah satu alasan kenapa tempat ini sering dijadikan tempat berkumpul para youngster, walaupun harga froyo yang mereka tawarkan di atas harga froyo lainnya.(30 rb) Hint: bagi para lelaki jomblo. Tempat ini cocok buat anda disaat weekend *Wink.

Our last stop was BluApple. Jam menunjukkan pukul 9 lebih malam itu. BluApple menjadi destinasi terakhir kami karena lokasinya yang berada di lantai 3, cukup unik karena 4 toko froyo di atas semua berada di lantai yang sama.

BluApple menawarkan konsep yang menarik, Do It Yourself. Harganya dihitung Rp 150/gram dari total froyo dan topping yang kamu ambil. Sesampainya kami diberi sebuah plastic cup. Ada beberapa flavor yang BluApple tawarkan tetapi karena sebelumnya kami sudah mencoba beberapa flavor unik, we’ll go with original taste this time. Kami berusaha untuk mengambil porsi yang mirip dengan toko froyo lain tawarkan, kemudian mengisi topping berupa peach, coklat rainbow, lalu dilumuri syrup coklat.

Dengan harga 30rb froyo disini cukup kompetitif dalam persaingan harga. Unfortunately.. kami merasa froyo bluApple kurang ‘fresh’ sehingga kami konfirmasikan kepada salah satu staff BluApple apakah rasanya memang demikian dan hal itu dibenarkan. We have yet to clarify karena mungkin saja faktor waktu bisa berpengaruh pada kesegaran yogurt. Interiornya yang majority bernuansa putih tampil lebih baik dari LA. Betty walaupun overall we’re under impressed.

Conclusion
Keunikan, flavor, interior dan servis adalah hal utama yang perlu produsen froyo prioritaskan dalam mengambil hati konsumen. Ada satu lagi toko froyo LOOP! yang tidak sempat kami review but we’ll try to come back and update it. Dari hasil diskusi kami bertiga, our favorite goes to Sour Sally for the best taste and freshest topping, followed by Red Mango for its unique deal and promotion, while J.Cool won our heart for best value and coziest place to hangout.

How bout you?

 

18 thoughts on “Makanmana.net Froyo Guide

  1. well i prefer red mango ya especially blackberrynya. pertama nyoba langsung suka karena rasanya gak begitu asam seperti merk-merk lain. dulunya aku selalu ke sour sally tapi sejak ada red mango jadi kesitu terus deh 😀

  2. Baru ngerasa sour sally ama J.Co
    Lbh suka sour sally sih, selain rasanya, tempatnya jg lbh nyaman.
    Kadang di J.Co suka keramean.

  3. kalo dari gerai yang ada di Medan,saya lebih suka Sour Sally karena varian produknya & rasanya lebih orisinal (lebih asem)

    kalo dari brand yg ada, paling suka dengan Tutti Frutti. konsep DIY sampe 8 rasa per season & rasanya yg sering berganti2 bikin drooling kalo lewat counternya

  4. gw baru nyicipin yg redmango.. yg soursally belom, promonya utk soursally kyknya kurang bgt.. gw baru tau setelah jalan2.. kpn2 deh nyoba soursally..

  5. halo makanmana, kenapa belum jajaki dan review warung tekko di kompleks multatuli ? yang dkt nano refleksi itu sih tempatnya….cobain deh review ke sana….sambal pedasnya enak sekali

  6. Sour Sally is still the best !
    rasa ga bisa boong !
    ada harga ada rupa he222
    luv U Sour Sally ! ga bs beralih ke laen hati lebay mode on wkwkkkk

  7. Waaaah ini di Medan semua ya.. Waktu tahun 2006 ke Medan dan Sun City belum ada youghurt2 ini.. Ih pengen cobail LA BETTY dari reviewnya enak nih kyknya…

    Kebetulan saya tinggal di Jakarta.. Di Bintaro Plasa ada youghurt yg baru juga namanya Tuttui Frutti nah disitu jg dihitung per gram dan banyak flavournya dr leci, semacam cappucino (klo ga salah apa coffee lupa) dll yg kt ga temui di tempat lain..

    Trs ada seperti coklat dan strawberry cair merknya Hesley yg dr luar itu.. Toppingnya jg beragam dan byk macam… Wah enak jg loh TF ini..

    1. wah taon 2006 ya iya lha.. aku juga blm balik Medan hehe..

      semoga Tuttui Frutti juga hadir di Medan yah dalam waktu dekat. 🙂

Berikan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s