DeWaroeng, Cambridge Mal (Closed) 2

Sebuah nama yang cukup unik, kesannya sih ada warung di dalam mal hehe… Terletak dekat dengan lift dan jalan keluar ke basement parkir, banyak pengunjung yang mampir kesini setelah undangan tulisan yang intinya mengajak anda untuk menikmati cemilan dan minuman di resto ini setelah berbelanja dari Brastagi Supermarket yang kebetulan tidak jauh dari DeWaroeng.

Menu yang ditawarkan di resto ini tidak banyak, dan lebih mencondong ke cemilan. Karena udah waktu makan malam, kami memutuskan untuk sekalian menyantap dinner di resto ini. Yang kami pesan ialah sop buntut dan mie goreng gomak. Soal makanan disini boleh dikatakan masi kalah dari segi citarasa. Sop buntut yang disajikan malam itu terlalu berminyak dan rasanya kurang ‘nendang’, dan harganya juga tidak murah lho (50rb). Sedangkan untuk mie gomak seharga 25rb kelihatan seperti mie aceh, agak pedas, tetapi lagi-lagi kami merasa tidak ada ciri khas unik yang ditawarkan DeWaroeng.

DeWaroeng, Cambridge Mal (Closed) 3

Sedangkan untuk menu minumannya, kami memesan Teh susu special DeWaroeng, just to tried what this resto has got to offer. Seharga 15rb, ternyata minuman ini tidak mengecewakan, takaran gula merah yang mengendap di dasar gelas blends well dengan teh dan susu. Sedangkan menu minuman yang satu lagi ialah air Jali (Barley) seharga 12rb, luar biasa dengan rasa yang biasa-biasa saja. Pada umumnya harga makanan dan minuman di mal memang lebih tinggi dibanding luar, tetapi tentunya harus dibarengi dengan kualitas rasa yang lebih tinggi juga.

DeWaroeng, Cambridge Mal (Closed) 4

Yuk ikuti keseruan dari Makanmana di video terbaru: