Warkop (Warung Kopi) sebenarnya terdiri dari sebuah gerai kecil yang biasanya menjual minuman, rokok, makanan ringan. Tempat ini kerap ramai dikunjungi karena biasanyd diidentifikasikan dengan harga yang murah. Ada beberapa warkop yang ramai dikunjungi di Medan, salah satunya yang berada di depan Rumah sakit Elizabeth. Umumnya warkop buka 24 jam, tetapi daerah ini mulai ramai dikunjungi di malam hari.

Terdapat puluhan gerai yang berdempetan memenuhi ruas jalan yang kecil. Kesemuanya kurang lebih menghindangkan makanan dan minuman yang serupa, hanya saja rasa yang berbeda. Kebetulan atas rekomendasi teman, kami memilih duduk di no 99. Menu standar yang ditawarkan yaitu nasi prang telur, ikan, ayam dengan harga yang ekonomis (3-4rb), tapi yah.. 2 suap sendok udah abis. Biasanya nasi prang merupakan ‘appetizer‘, lalu main coursenya? Indomie becek (8rb). Sebenarnya penyajian mie instant ini tidak special, hanya saja bumbu homemade dan cabe yang dipakai membuat rasanya nikmat.

Beragam minuman juga disediakan disini, dari soft drink, teh, kopi, jus, sampai bandrek dihidangkan disini, walaupun bandreknya kurang harum dan pedas. Harga yang ditawarkan cukup murah, inilah yang menjadi alasan kenapa banyak orang dapat menghabiskan waktu yang lama