Tidak banyak pilihan untuk makanan khas Batak di malam hari, kebanyakan hanya buka sampai sore hari. Untunglah terpikir oleh kami tempat makan ini ketika memenuhi permintaan salah satu teman yang baru kembali dari luar negeri. Beralamat di Komp Multatuli Blok D no 48-49, rumah makan 2 ruko ini tidaklah begitu sulit ditemukan. Resto ini terbagi menjadi 2 lantai, lantai pertama non-AC dan lantai kedua ber-AC. Kami memilih lantai 1 karena tampak lebih ramai. Tidak seperti rumah makan BPK yang umumnya tidak begitu higienis, interior Tabo Bah cukup bersih dan nyaman, hanya saja kami sedikit kegerahan.

Menu kemudian dibagi. Ada 2 jenis menu, standar dan yang satunya lagi bermacam menu bubur yang sedikit lari dari konteks restonya yang menjual makanan khas Batak. So we ordered Babi Panggang (20rb), Babi Goreng (17rb), Daun ubi tumbuk (6rb), Ayam Andaliman (13rb), pulos-pulos (6rb).

Sulit membedakan babi panggang dan babi goreng, karena rasanya kurang lebih sama, perbedaannya hanya pada bentuk fisik, dimana potongan daging babi goreng lebih tebal. Babi panggang disini pun sedikit berbeda, jauh lebih kering dan crunchy. Overall tastenya lumayan but not extraordinary. Ayam andaliman sedikit istimewa, keliatan seperti ayam rendang, namun lebih pedas dan bisa menyebabkan lidah sedikit kebas. Karena hidangannya rata-rata kering, kami pun memesan sup kosong. Alangkah terkejutnya ketika kami harus membayar 6rb untuk semangkuk sup kosong yang hanya berisi kentang dan wortel karena pada umumnya, sup kosong diberikan secara cuma-cuma; walau tanpa sayur dan kentang.

Tabo Bah
Komp Multatuli Blok D No 48-49
061-4570673
Google Maps