Mungkin karena dekat dengan sekolah Hang Kesturi, sate padang Ajo yang berada di Jalan Tilak ini menjadi santapan sore para orang tua yang sedang menunggu anak mereka sepulang sekolah maupun orang kantoran seusai kerja.

Pada awalnya sate Ajo hanya berjualan di tepi jalan, tetapi sejak beberapa tahun lalu pemilik ruko dimana gerai ini berjualan juga menggunakan kesempatan ini untuk menyewakan dan menyediakan beberapa meja dan bangku serta minuman kepada pengunjung.

Waktu yang tepat untuk berkunjung disini ialah sedikit diatas jam 3. Masih banyak sate yang bisa dipilih seperti daging, lidah, babat, usus, hati, dan kerang.

Apabila anda datang diatas pukul 4.30 sore, you’ll be dissapointed. Satu porsi sate disini dengan 9 tusuk sate dan 1 lontong ialah Rp 20.000. Daging sate disini sangat lembut apabila dibandingkan dengan gerai sate yang pernah kami kunjungi sebelumnya

Sebagai tips, waspadalah dengan jumlah sate yang dihidangkan. Bila perlu, hitunglah apakah jumlah sate yang anda pesan sudah sesuai dengan yang anda pesan, karena terjadi kesilapan beberapa kali terakhir kami berkunjung, namun untunglah mereka mengakuinya, walaupun anda harus memberi tahu mereka kesilapan tersebut.

Ada hal yang menarik yang perlu dijelaskan disini. Di sebuah gang kecil di samping gerai Ajo juga terdapat 1 gerai yang berjualan bakso. Nah, disampingnya lagi juga ada seorang bapak yang berjualan minuman seperti Jus dan aneka minuman lainnya.

Sebagai pengunjung, ada 2 pilihan bagi anda. Apabila anda memilih untuk menyantap sate di dalam ruko, maka anda tidak dapat memesan jus yang dijual di depan, namun ada beberapa pilihan snack yang biasanya dituang ke dalam kuah sate.

Anda hanya dapat memesan jus apabila anda duduk di gang kecil dengan meja panjang ala kadarnya. Namun di sore yang ramai itu, dimanapun anda duduk sepertinya tidak menjadi masalah, asalkan jangan terlalu mempermasalahkan faktor higienitas di gang kecil tersebut.