Sudah tidak asing lagi kalo dengerin Acek Botak. Rumah makan ini sudah lama hadir meramaikan kuliner Medan ketika belum banyak chinese food yang berjualan. Berlokasi di Jalan Karo no 3 Medan, tidak jauh dari Macehat Coffee, Rumah makan ini sempat ngetop beberapa waktu lalu, dan hingga sekarang tempat ini masih kerap ramai dikunjungi di hari biasa maupun weekend.

Interior rumah makan Acek Botak ini terbilang cukup memadai untuk menampung ratusan pengunjung. Meski dengan langit-langit yang rendah, rumah makan ini tidak terlalu pengap di kala terik sinar matahari dikarenakan tidak adanya pintu penutup rumah makan sehingga ventilasinya cukup baik. Dan sesuai standar menu chinese food pada umumnya, kami memesan Cap Cay, ikan asam manis, ayam goreng, dan tauco udang, cukup untuk berlima.

Tentunya menu yang kelihatan sama memiliki cita rasa yang berbeda. Walaupun sayangnya kami sendiri tidak melihat Acek Botak sendiri yang turun tangan. Mungkin saja saat ini beliau sudah pensiun dan hanya menangani manajemen di dapur.

Sudah tidak heran juga kalo menu makanan disini tergolong murah dengan porsi yang lumayan banyak. Terlihat dari ramainya pengunjung. Terlebih lagi di hari minggu ketika usai kebaktian gereja, rumah makan ini juga menjadi tempat favorit masyarakat Batak.

Namun sayangnya, faktor higienis di rumah makan ini boleh dibilang lemah. No.. we’re not saying that you’ll get sick after the meal, hanya saja keadaan dapur yang ala kadarnya, and getting worse ketika dapur ini sibuk. Well… it’s just visually unpleasing. But then, kitchen is supposed to be a sacred place after all, isn’t it?