Rumah Makan khas Tapanuli Mami Lestari

babi panggang mami lestari

Berdasarkan info dari @ultranald , kami meluncur ke daerah Medan Timur, tepatnya di kawasan Jalan Krakatau Ujung untuk mencicipi sajian khas Tapanuli dari rumah makan yang barusan tidak lama beroperasi ini. Nama rumah makan ini disesuaikan dengan nama pemilik yang kebetulan juga merupakan tempat tinggal dari Mami Lestari.

palang mami lestari

palang masuk ke RM Mami Lestari

denah mami lestari

Denah mami lestari (1)

Gampang-gampang susah menemukan tempat ini, but here’s the details. Apabila anda bergerak dari Jalan Krakatau Ujung, anda akan menemukan sebuah persimpangan empat yang besar (Persimpangan Jalan Pertahanan & Jalan Kolonel H Bejo/Cemara). Dari simpang empat tersebut, jalan lurus saja beberapa meter sambil memperhatikan palang kecil Sosro. Apabila sudah menemukan, masuk saja ke sebelah kiri yaitu Jalan Asrama. To make it easier, here’s the Foursquare map

tampak luar rumah makan

Tampak dari luar

Setelah anda masuk ke Jln Asrama, sebuah rumah dengan areal parkiran yang luas bakal menjadi perhatian anda. Rumah makan dengan suasana terbuka siang itu nampak terik, namun untung lah ventilasi rumah makan ini memadai. Siang yang tidak terlalu ramai itu memberi kesempatan kepada kami untuk sedikit bersilaturahmi dengan sang majikan rumah makan ini.

mami lestari

Problem?

Makanan khas Tapanuli, not Batak

Awalnya kami pengen nulis judulnya RM Batak karena tempat ini nyediain babi panggang dan babi goreng… tapi ternyata terkejut setelah mengetahui Mami Lestari ternyata Tionghoa. Dari sosok foto diatas aja elu pada percaya ibu Lestari ini orangnya ramah dan murah senyum dan juga fotogenik. Seusai makan, ibu ini pun bercerita kepada kami. Titik awal usaha mami Lestari ini dimulai dari sebuah warung yang menjual tuak di daerah Sunggal. Pada suatu kesempatan ibu ini memasak sambil berjualan nasi lauk yang ternyata tanggapannya positif sehingga mendorong ibu ini untuk mengembangkan bisnisnya.

Tidak buka di hari Minggu

Dari curhatan mami Lestari ini barulah kami ketahui alasan dibalik kenapa rumah makan ini tidak buka di Minggu hari. Awalnya kami pikir karena ibu ini meluangkan waktunya ke Gereja selayaknya pengelola rumah makan khas Batak lainnya. Ternyata asumsi tersebut salah. Ketergantungan akan SDM memaksa ibu ini untuk cuti di hari minggu. Maklum, ibu yang sudah separuh baya ini hanya dibantu beberapa anggota perempuan. Anak-anaknya sendiri lebih memilih untuk mencari kesempatan yang lebih baik diluar sana.

dapur panggangan

Bagian dapur

Let’s kill your appetite start off with the kitchen. Ruangan ini menjadi dapur sekaligus tempat cuci piring makanan sekaligus tempat panggangan. First rule ketika mengunjungi tempat makan khas Batak ialah you don’t visit the kitchen. Kalau dibandingkan dengan rumah makan Batak sejenisnya boleh dibilang dapur ini sudah lumayan bersih hehe…

closeup babi panggang karo

meanwhile, on the grill…

Beberapa panggangan daging yang belum dipotong sudah di pre-roasted, jadi pengunjung ga kudu harus nunggu lama deh…ketika ada orderan daging ini dipanggang beberapa saat kemudian chop chop.. ready to be served.

babi panggang

babi panggang

Siang itu kami pesan satu porsi babi goreng dan babi panggang. Sedikit lupa akan harganya tetapi berkisar antara 20-25 ribu. Potongan daging disini lebih tebal, ditambah porsi nasi putih yang lumayan banyak, plus satu mangkuk kuah kosong.

babi goreng

babi goreng

Dengan potongan daging yang tebal, teksturnya lebih terasa, apalagi minyaknya. Penggunaan bumbu marinade disini lebih light dibanding rumah makan khas Batak dan daging panggangnya tidak terlalu kering. Personally we prefer daging goreng karena lebih crunchy.

aneka lauk mami lestari

aneka lauk

Apabila sajian daging saja tidak membuat anda puas, rumah makan ini juga menyediakan beberapa menu tambahan seperti saksang, sambal udang, tauco, dan lalapan. We skipped those in favor to the almighty pork.

ikan arsik

ikan arsik

Menu Mami Lestari lainnya yang diclaim recommended ialah ikan Arsik. Salah kami karena memesan extra porsi daging sehingga tidak sanggup lagi untuk mencicipi masakan ini. Tapi jika anda sudah mencoba, let us know in the comment yah.

Tips dari DaveJons: Hp mami Lestari yah, gampangnya call dulu deh 081370890358

  1. ada yang tau dia pindah kemana ya?

    Reply

    1. Terakhir pindah ke sekip simpang Dazam Raya, tp yg jualan uda bukan mami nya, uda tua dan kurang fit

      Reply

  2. Da tutup ya? Dihunting kok ga ketemu tempatnya?

    Reply

    1. Sepertinya iya Rob, saya pun udah lama ga kesana jadi kurang update usaha ibu ini.

      Reply

      1. Kurasa harusnya da tutup la, plank papan uda ga ada didepan jln krakatau. Juga didlm jalan itu gak ada lagi rumah yg ada spanduk teh botol-nya.
        Sayang deh.

        Reply

  3. sahat ganteng 13 Aug 2014 at 16:40

    saya mau mau buka babi goreng

    Reply

  4. apa boleh saya menggunakan beberapa foto yang ada diweb ini, untuk keperluan tugas akhir saya ?

    Reply

    1. Agra, write to us hello@makanmana.net about your project. We can assist you with high resolution photos.

      Cheers!

      Reply

  5. Ini warungnya masih buka ga ya tahun 2013 ini? 😀

    Reply

    1. Kurang tau sih, udah lama ga kesana juga…

      Reply

    2. Dave not John 13 Jul 2013 at 22:40

      Kan udah ada tuh no hp nya, udah dihubungi?

      Reply

  6. Thanks a bunch utk Hp nya. Kunjungan saya lakukan di hari biasa.

    Reply

    1. Garingnya kress kresss, buka start jam 11 siang sampe jam 8 malam
      pernah pagi2 lewat, singgah kesana… eh belum start jual
      Minggu kagak buka

      Reply

  7. Waduh, sudah 2 kali saya mencoba untuk mengunjungi Mama Lestrari pada saat jam makan siang. Tetapi sewaktu sampai, ternyata tutup. Apakah sudah berhenti beroperasi?any idea?

    Reply

    1. Waduh.. Kurang tau juga yah… Apa kunjungan saat Mgg? Atau krn mami lestari kurang anggota..

      Reply

      1. Hp mami Lestari yah, gampangnya call dulu deh 081370890358

        Reply

  8. Menurut saya sih tak susah nyarinya, karena ampir tiap ari lewat daerah krakatau. Hehehe…

    Reply

    1. Bagus lah kalo begitu, karena kadang yg baca kan dari luar Medan juga.. jadi kita bantu aja biar lebih mudah dalam pencarian 🙂

      Reply

  9. Palang masuknya dah hilang. Maybe karena lagi penggalian parit kali…

    Reply

    1. Mungkin saja, anyway palangnya hanya sebagai panduan aja supaya memudahkan pencarian.

      Reply

  10. waduh kalo siang gk sempet donk kesana..mantap neh sptnya…

    Reply

  11. David Jonsen 11 Oct 2012 at 17:05

    pengen langsung nyoba neh, hari ini ntah masih sempat gak… btw buka sampai jam berapa nih?

    Reply

    1. Wah kalo malam kurang tau yah, soalnya kami perginya waktu siang.

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s