Areal pemukiman Cemara Asri akhir-akhir ini menjadi lokasi yang marak akan kuliner. Kalau dulunya tempat ini sering diasosiasikan dengan kuliner seafood, sekarang ini hampir setiap jenis kuliner hadir di kompleks perumahan ini. Dari sekian banyaknya rumah makan seafood yang berada di sepanjang ruas jalan utama, kami mampir di restoran yang paling dekat dengan gerbang utama Cemara Asri, French Seafood.

Tidak seperti rumah makan lainnya di pusat kota Medan, rata-rata seafood resto disini sudah mulai dipenuhi pengunjung mulai 18.30 sore, apalagi saat weekend. Dengan areal yang luas, rata-rata resto disini menawarkan outdoor dining, unless it’s raining. Kebetulan French seafood ini berlokasi pas di bagian sudut, terdapat fasilitas extra berupa areal bermain anak-anak.

French seafood, dari namanya bukan berarti resto ini menawarkan kuliner ala Prancis. Susunan daftar menu dengan jenis makanan yang lumayan bervariatif mudah dipahami, tetapi tetap saja kami bertanya kepada sang waiter menu apa yang direkomendasi.

Menu jus yang kami pesan datang dengan gelas yang besar. Dengan harga 15rb/gelas sebenarnya tidak mahal, mengingat kami tidak harus lagi memesan extra minuman setiap kali makan seafood, but you get what you paid for: 20% juice, the rest is just water, sugar and ice.

Ayam telur asin (35rb)

Hidangan pertama yang turun ke meja ialah Ayam Telur Asin. Sedikit asin sudah pastinya, kalau tidak dicampur kedalam nasi, but it tasted good dengan pemakaian sambal yang tidak terlalu pedas.

Udang Butter (45rb)

Udang butter, admittedly udangnya kurang segar malam itu tetapi berhasil diakali dengan tepung dan kerak telur. Aroma dan citarasa menteganya tidak terlalu kuat, ukuran dan porsi udangnya juga lumayan dengan harga yang dibayar.

Terong buncis (18rb)

Karena pesanan belum lengkap tanpa sayuran, dan juga karena bosan dengan menu sayuran yang typical di setiap seafood resto, Terong buncis menjadi rekomendasi malam itu. Menu yang lumayan unik dan baru pertama kali dicicipi. Terong dan buncis ditumis dengan udang dan saos homemade, it was delicious.

Ikan Aji Bakar (4 ons 40rb)

Dari orderan menu yang lumayan banyak, kami request ikan aji bakarnya yang kecil saja. Dapatnya 4 ons, walau kelihatan gosong, daging ikannya tender setelah kulitnya dilepas. Goes well with sambal kecap.

Kepiting Asap (4ons 100rb)

Kepiting asap menjadi highlight malam itu. Awalnya kami ragu dan ingin memesan kepiting saos padang saja to go safe. Namun tawaran menu kepiting asap yang katanya signature dish French seafood dan diklaim yang pertama di Cemara Asri, we decided to give it a try. Kepitingnya lumayan padat berisi, bumbunya terasa sedikit asin dan pedas dengan aroma smoky yang khas dari daun yang dibungkus ketika diasap. If you’re bored with saos padang, give this one a try.

Ikan steam soya ini tidak jauh berbeda dengan resep umum ikan steam soy sauce. The overall dining experience was good, service was fast enough (mungkin karena kami datangnya rada telat). Total biaya yang dikeluarkan dibawah 400rb untuk berlima, not so bad for seafood dining.

Ikan steam soya

Dari beberapa resto seafood disepanjang ruas jalan utama Cemara Asri, which one is your favorite?

French Seafood
Jl. Cemara Boulevard Blok A no 2-4 (Foursquare map)
061 6627023