Seafood Bang Agam

  •  
  • 3 min read
Panggangan Agam

Seafood Bang Agam ini tempatnya tidak sulit ditemukan karena lumayan eye-catchy dan terlihat rame dikunjungi oleh para penikmat kuliner, tepatnya di pojokan antara Jl. Kapten Jumhana dan Jl. Asia, sesaat sebelum memasuki area Komplek Asia Mega Mas. Sayangnya kami agak kesusahan mencari tempat parkir karena berada tepat pada persimpangan yang trafik-nya padat.

Seafood bang Agam ini walau lokasinya terbatas tidak menutup kemungkinan untuk berjualan seafood sahaja. Selain berbagai jenis kerang rebus dan makanan laut, juga tersedia Lontong Sayur dan Nasi Soto.

Pada kesempatan kali ini, berhubung personelnya sedikit, jadi kami hanya mencoba makanan lautnya. Mungkin di lain waktu, kami akan kembali untuk mencicipi kerang rebusnya yang kelihatan segar dan banyak pilihannya.

Nasi Uduk (Rp 5.000) ditempat ini gurih dan nikmat, dengan aroma yang memikat. Rasa gurih nasinya tidak terlalu berat.

Seporsi Sayur Asam (Rp 10.000) dihidangkan beberapa saat kemudian, sayur asamnya agak kurang nendang sih, tekstur kuahnya nggak terasa bahkan terkesan agak encer.

Kemudian kami juga memesan Kepah Tauco (Rp 27.000), walaupun nggak bisa dibilang nikmat, namun masih bisa ditolerir. Perpaduan rasa manis, asin dan pedasnya lumayan pas, namun kuahnya agak berminyak.

Masuk ke menu highlightnya…

Nah, selera makan kami akhirnya sedikit terobati dengan hadirnya Ayam Bakar (Rp 11.000). Bumbunya nikmat dengan daging ayamnya yang lembut, apalagi kalau dicocol dengan sambal kecapnya yang menggoyang lidah.

Last but not least, Gurami Bakar (Rp 40.000) juga direkomendasikan. Olesan bumbunya merata dan sangat terasa meresap ke dalam daging.

Untuk panggangan sih, seafood Agam ini boleh direkomendasikan…walau ga semuanya mantrap. Yang udah nyoba nasi sota ama nasi gurih, bagi-bagi yah reviewnya hehe…