Bihun goreng kuah kari dan jajanan sekolah Ameng

  •  
  • 3 min read
ameng hang kesturi

Jajanan sekolah, siapa sih yang tak pernah membelinya? Saat sekolah dulu, mereka lah yang menjadi superhero penyelamat perut di kala lonceng akhir kelas berbunyi.

Salah satu sosok yang sudah cukup senior ialah Ameng. Pemuda paruh baya dengan ciri khas topi semi koboi dan postur yang sudah bungkuk ini tak banyak bicara.

Dengan suaranya yang lembut, menjajakan cemilan seperti popiah, risol, curry puff, pangsit goreng, bakwan udang. Kebanyakan berupa cemilan yang digoreng, walau ada juga menu lainnya seperti sate puyuh dan andalannya—Bihun Goreng Kuah Kari.

Sekilas memang nampak seperti bihun goreng polos saja. Harga sebungkus hanya goceng, sesuai budget anak sekolah. Nah, kalo bihun goreng seperti ini mungkin sudah sering dijumpai di jajanan sekolah lainnya.

Kuah kari yang disiram ke bihun pun menjadi ciri khas Ameng. Kuah karinya agak kental, jadi siramnya ga perlu banyak, cukup untuk membasahi bihun, ditambah beberapa potong kentang.

Soal rasa sih sebenarnya sih kalo mau dibilang enak kali yah engga juga. Maklum, saya alumni Sutomo 1.

Namun, Ameng berhasil memberikan sebuah nostalgia terutama buat alumni sekolah Hang Kesturi, Methodist, dan W.R.Supratman, tiga sekolah yang Ameng lalui.

Still, eating something that you give emotional feeling is far more accomplished than satisfying your palate only.

Ameng jajanan kue
Jadwal:
07.00-07.30 – Hang Kesturi
07.45-12.00 – Methodist 3
13.00-14.30 – W.R. Supratman
HP: 085360475689