Dayung-Dayung Ke Simpang Duyung, eh, Ada Uyen 88

Jauh sebelum Anak MaMa membuat voting gorengan kemudian mengunjungi Kim Kiok dan Pisang Goreng Dono, tempat ini sudah ada di list kunjungan kami. Dan maka dari itu, telah sampailah kami ke depan pintu gerbang Uyen 88 ini. Medan, 8 Desember 2017. Atas nama seluruh anak MaMa. Makan! 😀

IMG_5431

Ayi ini sebenarnya di tempat ini masih tergolong baru, sekitar 2 tahun. Tapi tetap kami sebut simpang Duyung karena memang hanya berjarak 5 ruko dari lokasi lamanya yang di Jalan Wahidin simpang Duyung. Di tempat itulah saksi bisu sejarah uyen Ayi ini teroekir selama belasan tahun.

IMG_5434

Dari sterlingnya sendiri sebenarnya sudah nampak kue apa aja yang dijagokan Ayi ini, karena di luar daftar itu masih ada kue-kue lainnya. Tapi memang yang terkenal di kalangan pelanggan tetap Ayi ini adalah Uyen, Siomay dan Pok Pianya. Sayang pada kunjungan kami waktu itu Pok Pia sudah sold out. Akhirnya dua jagoan lainnya lah yang kami rekrut untuk mengisi kekosongan perut kami.

IMG_5426

Perlu digaris bawahi kalo kandungan udang pada Siomaynya sangat generous. Terlihat dari ukuran siomaynya yang lebih besar dibandingkan dengan yang dijual Acek Kue Gunting di luaran sana. Udang banyak bukan garansi rasanya enak pikirku. Tetapi nyatanya pemikiran ini dipatahkan dengan aroma dan rasa Siomaynya yang ternyata juara.

IMG_5437

Uyen yang dijual Ayi juga sangat cocok di lidah. Personally, model-model uyen yang bulat seperti ini yang kusukai. Kenapa? Ada dua sensasi yang kamu rasakan sekaligus: garing krenyes di bagian luar tapi lembut meleleh di bagian dalam uyennya. Masih terasa gurih-gurih pada uyennya, meski sepertinya tidak diberi terlalu banyak penyedap rasa. It taste just right!

IMG_5425

Nah, buat kamu yang mau take away atau mau melakukan pesanan partai sangat bisa kok disediakan Ayi ini. Saya terus terang cukup terkesan dengan niat Ayi ini dalam membuat packaging yang baik untuk makanannya. Ini membuktikan Ayi ini serius dalam memberikan layanan yang baik terhadap konsumen.

IMG_5443

Saat kami tanya tentang pilihannya menggunakan nama 88 sebagai nama tokonya, alasannya sangat simple. Karena menyukai angka 88 dan menurut anak Ayi ini angka 88 merupakan angka pembawa keberuntungan.

Nah, itulah tadi sedikit pengalamanku di PokPia 88. Yang udah pernah cobain PokPia Ayi ini coba sharing dulu ke MaMa seperti apa rasanya dengan komen di bawah ya. ^^

PokPia 88
Jalan Wahidin simpang Duyung No 87/219
Buka: 13.00–19.00
#nonhalal
Lokasi: https://goo.gl/maps/t478MeLp8dF2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s