4 Nasi Goreng Anti Mainstream Medan yang Wajib Kamu Coba!

Jadi ceritanya anak MaMa hari ini pada minta Nasi Goreng. Tapi, kalau ke nasi goreng yang di Semalam Suntuk kan udah sering, Jalan Pemuda juga udah sering. Coba deh kami explore ke Nasi Goreng lain di kota Medan. Eh, ternyata bahkan ada nasi goreng yang belum pernah MaMa kunjungi loh! Penasaran? Baca terus deh ke bawah.

Nasi Goreng Istana

IMG_6222

Lokasi ketemuan anak MaMa malam ini menjadi persinggahan pertama dalam petualangan mencari jejak Nasi Goreng Anti-Mainstream malam ini. Nasi Goreng Istana namanya. Kata abang yang lagi bungkusin nasi gorengnya sih Nasgor di sini sudah mulai berjualan dari tahun 1999. Ettt dah!

IMG_6197
Nasi Goreng (14rb)

Ketika disajikan sih gue sempat kebingungan, ini sendok kenapa mesti kali ya diletakkan di bawah? Tapi ternyata perut gue uda demo duluan sebelum sempat nanya ke si abangnya. Terakhir,  gas-kan ajalah buat habisin Nasgornya.

Dengan aroma rempah yang kuat dan nasinya yang pulen tapi digoreng kering, perpaduannya bener-bener melebihi ekspektasi anak MaMa. Berbanding terbalik dengan nilai higienitasnya yang bisa dibilang kotor karena debu pinggir jalan, penilaian gue soal rasaya justru pantas ditempatkan di posisi yang spesial di hati.

IMG_6231
Nasi tambah (3rb)

Jangan khawatir nggak kenyang deh karena, nasi goreng tambahan langsung diantarkan bersamaan dengan porsi utamanya.

IMG_6252

Nasi Goreng Istana
Jalan Brig. Katamso Simpang Jalan Ir. H. Juanda (Lokasi)
Mulai jualan pukul 18.30 hingga larut malam

Nasi Goreng Mojopahit

IMG_6287
Nasi Goreng Spesial (23rb)

Kalau lihat Nasi Goreng di atas, rasanya kata “lengkap” udah nggak cukup. Toppingnya yang banyak ini merupakan bagian dari Nasi Goreng Special-nya Nasgor Mojopahit. Dimulai dari bakso ikan, cumi, udang, dan juga telur tampil menawan menghiasi Nasi gorengnya yang juga dimasak menggunakan rempah-rempah buatan sendiri.

Nggak cukup sepiring, kami juga pesen Nasi Goreng Kampung atau sama sebagian orang menyebutnya Nasi Goreng Putih.

IMG_6276
Nasi Goreng Kampung (15rb)

Ternyata Nasi Goreng Kampung ini lebih jago lagi merebut hati anak MaMa dibanding Nasi Goreng Spesial tadi. Size doesn’t matter, taste does!

Setelah beberapa suapan, anak MaMa ada yang menyadari bahwa Nasi Gorengnya ini terasa sedikit lebih asin daripada Nasi Goreng Istana yang tadi. Ada anak MaMa yang suka, ada juga yang tidak. Kembali ke personal preference ya soal suka nggaknya.

IMG_6272

Nasi Goreng Mojopahit
Jalan Mojopahit simpang Jalan Gajah Mada (Lokasi)

Nasi Goreng Mas Joko

IMG_6291

Ada anak MaMa sendiri yang rekomen tempat ini ke MaMa. Tempat ini sebenarnya belum pernah kami kunjungi sih and ini bisa jadi yang pertama kali. Maybe we’ve visited but we forgot.

Dari nasi gorengnya sendiri lebih ke arah nasi goreng buatan rumah. Bener-Bener extraordinary karena paling berbeda dari nasi goreng lainnya. Prosesnya yang ditumis bersama dengan ikan teri membuat nasi gorengnya harum.

IMG_6313
Nasi Goreng + Telur (12rb)

Hanya dengan topping telur dadar, ternyata nasi gorengnya mampu menawarkan rasa yang di atas ekspektasi. Meski ada beberapa anak MaMa yang lebih suka nasi goreng di Mojopahit atau Istana.

Karena tampilan nasi gorengnya yang cukup sederhana, Mas Joko menyediakan beberapa makanan tambahan untuk menendang rasa nasi gorengnya. Misalnya seperti acar ikan atau kalau lagi ada stock kamu bisa menjumpai menu tambahan lainnya.

IMG_6300

IMG_6304

Nasi Goreng Mas Joko
Jalan Sekip simpang Jalan Meranti (Lokasi)

Nasi Goreng Daus

IMG_6341

Setelah kunjungan anak MaMa ke Nasi Goreng Daus yang asli berada di Aceh beberapa waktu lalu, rasanya ingin mengingat kembali sensasi Nasi Goreng Daus ini di Medan. Ternyata di Jalan Gagak Hitam/ Ring Road telah dibuka satu cabang dari Nasi Goreng Daus. Apakah rasanya sama?

IMG_6337
Nasi Goreng Sapi

Sedikit di luar ekspektasi, Nasi Gorengnya tidak begitu mirip dengan yang kami rasakan di Banda Aceh. Dengan topping seafood ataupun telur keduanya menampilkan rasa yang sama. But, boleh di bilang bumbu sambal dari Nasi Goreng Seafood-nya mampu menambah poin dari Nasi Goreng Daus ini di hati anak MaMa.

IMG_6330

Untung saja sedikit kekecewaan MaMa terbayarkan dengan adanya cabai hijau goreng yang rasa pedasnya tidak lagi sepedas cabai hijau mentah. Cabai Goreng beginian mungkin cukup jarang ditemukan di gerai-gerai Nasi Goreng lain di Kota Medan. Dan mungkin, untuk Cabai Gorengnya, anak MaMa mau kembali ke sini.

Nasi Goreng Daus
Jalan Gagak Hitam/Ring Road (Lokasi)

Nah, kalau kamu punya daftar Nasi Goreng yang extraordinary lainnya dan tentunya anti-mainstream, coba kasih tahu MaMa dengan komen di bawah ya! ^^

One thought on “4 Nasi Goreng Anti Mainstream Medan yang Wajib Kamu Coba!

  1. Nasi goreng di jalan Sumatra Ma, warungnya pas di sebelah yang jualan air tahu (lupa mereknya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s