Nasi Lemak Aceh

Di Kota Medan yang penuh dengan kedai-kedai sarapan pagi yang legendaris, merintis usaha baru di bidang kuliner tidaklah mudah. Why?

Pertama, pemilik kedai yang baru harus bersaing dengan tempat-tempat yang sudah banyak peminatnya.

Medan nggak pernah kekurangan kuliner yang enak, jadi pasti nggak gampang untuk membuat pelanggan baru datang dan setia untuk kembali.

Kedua, well, masih tidak sedikit warga Medan yang mengandalkan “rasa yang luar biasa” yang bisa menjadi buah bibir orang-orang. Mengandalkan the power of words. That’s why, good food and good testimony lumayan penting di Medan. At least, menurut aku ya.

But, not this one place here yang berhasil bikin aku jadi langganannya.

Dimulai Dari Nol Ya…

Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 2

Pengelola Kedai 769 sebenarnya pindah dari Binjai ke Medan.

Menu yang dijual saat berada di Binjai pun masih sama, Nasi Lemak yang dikenal dengan nama Nasi Lemak Asan. Lokasinya dekat pasar kaget dan bukanya juga di dalam pasar waktu itu.

Entah apa alasannya, pengelola pun pindah ke kota Medan. Tentu saja membawa menu Nasi Lemak yang paling dijagokannya.

Finally, yang tadinya hanya sebatas ide pun berhasil terealisasikan di akhir bulan Agustus, pas di hari Che It setelah Ghost Month di kalender Lunar.

Resep Turun Temurun

Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 3

Berlokasi di jalan Orion, Kedai 769 yang baru berumur 2 setengah bulan terlihat bersih dan rapi dari luar.

Meskipun bukan kedai yang sering dielu-elukan oleh masyarakat atau diketahui oleh banyak orang, Kedai 769 masih tetap persisten mengumpulkan” pelanggan setia mereka dari area sekitarnya.

Menurut pengelola, ada beberapa pelanggan yang cuma iseng singgah sekali saja pada awalnya. Kemudian jadi kepincut dan akhirnya singgah berulang kali (aku salah satunya).

Apparently, pengelola memiliki latar belakang yang cukup unik. Nenek dari pengelola merupakan seorang “Nyonya” (panggilan untuk wanita peranakan) dan kata pengelola sih, resepnya diturunkan dari neneknya.

Nothing beats a good ol’ household recipe!

Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 4
Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 5

Menu yang paling dinikmati adalah menu Nasi Lemak Aceh-nya and I agree! Selain itu, menu “seasonal” atau menu spesial harian (yang berbeda tiap harinya) juga menjadi sesuatu yang ditunggu para pelanggan.

Sudah sekitar 3 kali saya kunjungi tempat ini sebelum saya putuskan untuk mengulasnya di Makanmana. Akhirnya, on a Tuesday, ketika kami sarapan di sana lagi, aku putusin untuk membuat ulasan khusus di Makanmana sebagai apresiasi saya.

Pedas tapi Nikmat—Nasi Lemak Aceh

  • Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 6
  • Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 7
  • Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 8
  • Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 9
  • Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 10
  • Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 11
  • Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 12

Nggak ada standar yang pasti atau sudah ditentukan untuk isian apa aja dalam sepiring Nasi Lemak Aceh. Kadang ada ayam goreng, dendeng, rendang, ataupun hanya sebutir telur bulat.

Di Kedai 769, Nasi Lemak Aceh pun sudah memasukkan tauco, rendang kentang, kripik kentang, sate ayam dan telur balado dalam versi polos.

Tapi kalau nggak request Nasi Lemak Aceh kosong, sepotong Ayam Goreng yang nikmat abis otomatis menghiasi makananmu ini.

Kebanyakan Nasi Lemak Aceh yang saya nikmati, rempah-rempahnya cenderung pedas, gurih dan sedikit hint manis, menurutku. Tapi yang ini hanya terasa gurih dan pedas. Dari tauco sampai sambalnya, semuanya pada bikin lidah meronta.

Cabe yang dipakai adalah cabe merah muda yang warnanya masih ijo. That’s why, meskipun sambalnya warna ijo, it’s not sambal ijo.

Setiap ada lauk ataupun nasi yang kosong alias sudah habis, pengelola tetap bakal masak lagi supaya bisa men-supply demand sampai jam 6 sore.

No matter what time it is, kalian tetap bakal bisa menikmati sepiring Nasi Lemak Aceh ini.

Nasi Soto—Tuesday’s Special!

  • Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 13

Sebagai manusia yang sur sama Soto Medan (Soto memang salah satu menu favorit saya), ada beberapa poin yang penting bisa saya sampaikan for a good bowl of Soto Medan.

Aroma, warna, kepekatan Soto Medan menjadi hal yang saya bandingkan.

Nasi Soto Kedai 769 memiliki rasa yang cenderung manis, dan nggak se-creamy yang saya kira. Enjoyable. But for me, I like a bolder and thick taste better in my Soto dish so I’ll stick with the Nasi Lemak Aceh next time.

Di sini, Nasi Sotonya didampingi dua pilihan daging: ayam dan udang. Kalian bisa pilih salah satu ataupun digabung kok kalau mau dicoba dua-duanya!

Singgah lagi keesokan hari untuk coba Nasi Gulai Ikan Aceh

  • Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 14
  • Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 15
  • Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 16
  • Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 17

Dari hasil tanya-tanya ke pengelola, ternyata selain Nasi Lemak Aceh, yang menjadi best seller pengelola juga ada menu Nasi Gulai Ikan Aceh ini.

Kalau diintip dari menu, Nasi Gulai Ikan Aceh ini adalah menu spesial hari Rabu. Demi mencicipi menu yang katanya best seller ini besoknya kami pun mampir ke sini lagi.

Surprisingly, waktu penantian untuk Nasi Gulai Ikan Aceh ini justru lebih lama dibanding menu lainnya. Sekitar 25 menit berlalu, akhirnya menu ini disajikan juga.

Sekilas, tampilannya mirip Gulai Ikan pada umumnya. Tapi, setelah kamu cicipi, kamu bakal temukan perbedaannya.

Saat suapan pertama mendarat, rasa asam dan pedasnya sama-sama mendominasi. Tapi, di suapan kedua dan selanjutnya, justru rasa pedasnya yang lebih menggoyang lidah.

Selain itu, potongan daging ikan yang fresh dan gak berbau amis juga jadi poin plus buatku. Plus, kuah gulainya juga gak menggunakan santan.

Overall, this dish is recommended buat penyuka hidangan bercitarasa asam pedas yang nendang.

Kedai 769—Kedai Sarapan yang buat orang kepincut

Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 18

Menurut saya, ada hal lain yang bikin para pelanggannya (dan saya) kepincut.

Salah satu alasannya, kalau menurutku, adalah pilihan menu yang lumayan banyak dan variatif. Ide untuk menu “seasonal” yang hanya bisa dipesan di hari tertentu juga sepertinya membantu.

Kesannya menu-menu tersebut terasa lebih eksklusif dan istimewa. Hal ini juga membuat pelanggan nggak cepat bosen.

Awalnya Iseng Cobain, Sekarang Ketagihan Nasi Lemak Aceh—Kok Bisa? 19

Alasan lainnya (and it’s my personal reason) adalah karena menu utamanya yang berhasil leave a good first impression. Nasi Lemak Aceh-nya yang menjadi signature ini WAJIB dicobain, whether the taste will fit your tastebud or not.

Asal ada satu menu yang berhasil menggaet hati pelanggan, there’s a big chance that person will be a loyal customer.

FYI, Kedai 769 bukan hanya tempat khusus buat sarapan karena mereka buka sampai jam 7 malam! Tunggu apa lagi, langsung gaskan aja, gaes!

Kedai 769

Alamat: Jalan Orion No. 35
Jam Buka: 07.00 AM – 07.00 PM
Harga: 10K—25K.
Lokasi: https://goo.gl/maps/VexJCrTGxTRRQdEh9
Halal

Yuk ikuti keseruan dari Makanmana di video terbaru: