Sowe Resto & Lounge

  •  
  • 4 min read
Desain sowe

“Bedanya Bartender sama Barista apa sih?” Let’s admit, pertanyaan itu pernah kita tanyakan atau setidaknya pernah lewat di pikiran kita. Secara definisi, memang keduanya adalah sama. Barista adalah bahasa italia dari Bartender, sama-sama menyajikan minuman mau itu liquor ataupun kopi. Karena awal dari sejarah bar adalah berpusat di Italia, makanya sering juga disebut Italian Bar, yang menyajikan coffee beverages, beer, wine, liquor dan minuman mixologist.

Italian Bar concept in Medan? well, we found one.
Sowe Resto and Lounge, Jl. Gatot Subroto No.144 D/E.

Pengalaman ketika masuk cukup menarik, mungkin bagi pembaca yang udah kesana gak asing lagi dengan air mancur yang ada di sebelah kiri pintu masuk dan grassfield nya. Cukup unik dilihat dari konsep yang cukup bervariasi, dengan tema farm dan vintage.

Dinding yang dihias dengan ornamen pesawat, telepon antik, frame foto, kutipan-kutipan dari tokoh-tokoh bersejarah, sampai dengan kepala Rusa. Cukup unik nan complicated.

Beranjak ke lantai atas, kami langsung diberikan keramahan yang baik, and wow… we were even given free welcome drinks…

Disodorin menu, awalnya cukup bingung mau pesan apa. Mungkin dari ekspresi kami, si waitress langsung merekomendasikan Pizza. We lost the bill, lupa nama Pizzanya, tapi masih ingat di Pizza itu ada Mushroom, Nanas dan daging Ayam,. dengan harga sekitar 45K. Rasanya okeh sih, namun *ehem*agak tipis*ehem*

dari segi daftar menu minuman sangat banyak dan bervariatif. Kami memesan Sweetie (25K), Strawberry Juice (25k), Chocolate Milkshake (27K), serta Ice Caramel Latte (27K).

Sweetie
Strawberry Juice
Ice Caramel Latte

Untuk minuman Sweetie, this one is recommended, kalo boleh ditebak dari sisi rasa, komposisinya ada Lime, Wortel, dan Nanas. Cukup menyegarkan di hari yang panas dan nikmat.

Karena cukup penasaran dengan kopi dan desain bar nya, akhirnya saya memberanikan duduk di bar Stool dan memesan espresso, menu favorit saya.

Lagi-lagi saya melihat Etnica Orchestrale, mesin komersial yang duduk manis di belakang bar. Dilihat dari pemilihan mesin dan kapasitas tempat, Mesin ini saya rasa cocok untuk dipakai di cafe ataupun resto berskala besar, mengingat daya komsumsi listrik dan operational cost yang tinggi.

Saya meminta ekstraksi 23 detik kepada sang Bartender (atau Barista).

Segi rasa, Not bad…Dark Chocolatenya terasa dan ada sensasi pedas herbal di aftertaste. Cukup memuaskan.

Dari keselurahan saya cukup puas. Mereka fokus pada keramahan, dan customer service yang baik, although kualitas makanan masih bisa ditingkatkan, yang menurut saya adalah kunci dari kesuksesan usaha kuliner manapun.