Mie Rebus Dewar (bukan Dewa ya, guys!)

mie-rebus-medan-dewar

Mie rebus Dewar telah berpindah lokasi berkali-kali sebelum akhirnya menetap di tempat yang sekarang. Mudah-mudahan ini pelabuhan terakhir Abang Dewar (If that is the name of the owner).

Jika saya tidak salah mengingat, mereka telah ber-“nomaden” sebanyak 3x dalam 2 tahun terakhir, yaitu di depan Apotik Fajar, kemudian pindah ke Food Court Dragon Lady (pas di seberang Universitas Prima) dan posisi sekarang berada, masih, di sederetan Apotik Fajar dan telah memiliki tempat dine-in yang proper.

mie-rebus-martabak
Maaf saya tidak menyeberang untuk mengambil foto. Foto ini diambil dari dalam toko.
mie-rebus-sekip-medan
Martabak Dewar

Tidak hanya Mie Rebus yang menjadi andalannya, tersedia juga Martabak Telur bagi yang tidak cukup kenyang dengan hanya mie. (Akan kami bahas mengenai Martabak di paragraf berikutnya).

mierebus-dewar
Mie Rebus Dewar

Konon katanya, Mie Rebus Medan juga dikenal dengan nama Mie India, dikarenakan penjualnya yang kebanyakan orang India Medan. Dan versi lain menyebutkan bahwa, Mie Rebus Medan berasal dari peranakan India. Warna kuahnya coklat pekat, kental dan manis.

Namun demikian, Mie Rebus di Medan terbagi 2 versi. Versi  Mie Rebus orang India dan versi orang Tionghua.
Which is my favorite then? I like both! Don’t forget that I’m an everything-eater, devourer of world! LOL.

mie-rebus-dewar
Mie Rebus Dewar

Pernahkah Anda mendengar filosofi bahwa suatu makanan baru bisa dikatakan benar-benar enak jika lidah Anda bisa berteriak “ENAK!” dalam kondisi perut yang kenyang?
Filosofi itu sangat benar. Sebab, makanan apapun akan terasa enak jika kita sedang dalam keadaan lapar. Setuju?

mie-rebus-medan
Mie Rebus Dewar

Nah, kunjungan perdana saya ketika itu adalah dalam kondisi lambung yang telah terisi penuh. And seriously, it was so so damn goooooood! Dinner pada malam itu benar-benar sangat WOW, sangat mengesankan! Suapan pertama ke mulut benar-benar begiiiiitu lezat, saya langsung jatuh hati kepada si Babang! Oopppss…. dan juga sang istri!

Mie rebus ini sebenarnya sangat sederhana, the secret lies on it’s thick sauce which owns the secret recipe.
Mie kuning direbus dengan tauge, kemudian diletakkan di piring, lalu disiram dengan kuah kaldu yang kental dan manis. Kaldu yang dimaksud itu hasil racikan bumbu-bumbu dapur seperti pala, cengkeh, merica, jahe dll.
Lalu potongan tahu goreng, daun seledri, ebi goreng, rebusan kentang dan kerupuk ditaruh diatasnya. Telur rebus yang dibelah setengah juga tidak mau ketinggalan kereta.

Satu hal, apa yang membuat Mie Rebus Dewar spesial dibandingkan dengan kebanyakan mie rebus lainnya? It’s his homemade crackers which he put as the topping (it’s not visible in the pic though).
D
ilihat sekilas mungkin mirip dengan Pork Lard yang digoreng hingga coklat keemasan, tapi jangan kuatir, Mie Rebus Dewar halal kok, guys!
According to the owner, the crackers are actually made from flour and other homemade recipe. Dan ciyusan, kerupuknya enak kres kres kres! Bisa diminta ekstra dan FOC, asalkan mintanya yang sopan ya.

Well, rasanya ga seru ya kalau tempat makan itu hanya sediain 1 jenis makanan doank. Saya sukanya bisa makan bermacam-macam santapan di 1 tempat. “Ikan Sepat Ikan Gabus, Makin Banyak Makin Bagus” — *pantun yang dipaksakan.

martabak-telur

Ini dia yang bisa teman-teman MaMa-nia nikmati juga di Mie Rebus Dewar. Saya tidak begitu jelas apakah pemilik gerobak Martabak sama dengan Mie Rebus atau bukan. Tapi lumayan menarik ya kan?

martabak-telur-medan

Dari segi penampilan, martabak ini tampak sangat menarik dan cukup menggoda. Rasanya sih memang tidak mengecewakan, tapi juga tidak WAH di lidah.
So, if you come here to hunt for the Mie Rebus, I would strongly suggest you to do so!

(Namun, entah apa yang menjadi penyebabnya, apakah memang spices nya dikurangi atau lidah saya yang sedang tidak berfungsi), kunjungan saya yang ke 2 kali tidak se-WOW yang pertama kali (padahal datangnya pas perut lagi lapar.. Nah loh!)
Hopefully kunjungan teman-teman nantinya akan memberi kesan WOW ya.

Mie Rebus Dewar
Jln. Sekip, sedereatan Apotik Fajar dan Universitas Prima (Unpri)
Operational hours : 16.00 – 21.30

5 thoughts on “Mie Rebus Dewar (bukan Dewa ya, guys!)

  1. Haha, dari kata “nomaden” itu terlihat bahwa MaMa udah lama memantau yak.

    Mi rebus di area sekip-adam malik-s.parman-ayahanda memang yang paling enak yang dewar ini. Kuahnya itu.. Ugh.. Apple pen kali lagh.

    Nomor 2 terenak bisa coba yang di ayahanda, di simpang jalan kertas. Mi rebus abang itu asik jg, bersih, enak.

    1. Iyaaa MaMa ikutin abang itu ber-nomaden. Hahaha. Yg Adam Malik Uni kan? Review will be up soon for Uni. Hehe. Ayahanda yg belum pernah nyoba.

Berikan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s