Rumah Makan Minang Uda Sayang

  •  
  • 4 min read
Uda Sayang 01

Udah Sayang apa belum? Kalau belum, cobain dulu Uda Sayang. Hari gini sapa sih yang ga tau rumah makan ini? Oke mungkin saat ini udah banyak cabang Uda Sayang di Medan, tapi tau kah kamu tempat ini merupakan kedai pertama?

Lokasi rumah makan ini terletak di pusat pasar (area Medan Mal). Ruko yang tampak ramai ini sebenarnya bukan kedai perdana lagi, melainkan pindahan dari tempat asalnya yang sempat terbakar beberapa tahun lalu.

Lebih modern dan ber-AC, walau sebenarnya ga banyak membantu

Sesuai tradisi Minang, kalo udah duduk, langsung aja semua hidangan disajikan diatas meja. Gak mau tau deh mau dimakan apa engga, tapi beginilah adat dan tradisinya, walau dari sisi higienitas terkesan kurang baik, karena sajian yang tidak dimakan akan dikembalikan lagi dan dihidangkan untuk orang lain.

hidangan disajikan diatas meja

Nah, berhubung takut kalap, kami akhirnya mengembalikan beberapa hidangan yang memang sudah ga kepikiran mau dimakan. Sistem saji disini, walaupun hidangannya diambil secuil aja udah dihitung satu piring *kecuali yang bisa dihitung per item seperti ayam goreng.

Kikil, sayang agak keras hari itu
Gulai Kepala Ikan *yg ini ga dimakan sih*
kakap goreng
Paruh goreng
Ikan goreng sambal
Yang ini best!
Telur dadar minang, super tebal!
ikan gulai

Perhaps, salah satu faktor yang membuat nama Uda Sayang ini melejit ialah sambelnya. Ada 2 sambel disini, hijau, merah, dan satu lagi andalannya acar cabe kering atau lebih dikenal dengan cabe dendeng.

sambal cabe hijau
 cabe dendeng dan sambal merah

While sambel ijo dan merah rasanya standar, but I kid you not, cabe dendeng disini bener2 jos. It’s fresh, sedikit asem, tekstur cabenya masi segar dan keras. Sekilas keliatannya pedas tapi kami berempat setuju, it’s not.

Cabe dendeng ini disajikan di piring kecil, ga kena cas tapi rada repot karena harus bolak balik minta tambah ama waiternya.

Jika dibandingkan dengan awalnya yang hanya sebuah kedai kecil, Uda Sayang tergolong sukses melebarkan sayapnya ke beberapa lokasi di kota Medan.

Dari sisi manajemen juga tampak lebih modern dan baik, terlepas dari beberapa tradisionalis yang masih menganggap kedai pertama-lah yang banyak meninggalkan kesan.

RM Uda Sayang
Pusat Pasar
Jam 11.00-16.00