MaMa Akhirnya Berjumpa Dengan PaPa

Malam-malam gini kalo hujan bawaannya pengen berduaan nih sama PaPa. Tapi PaPa bikin galau. Pergi pun entah kemana. Setelah MaMa cari-cari, akhirnya ketemu juga.

Ohhh, rupanya disini kau Papa. Ini dia Papa Kerang! Udah main kerang-kerang aja Papa nih. ha-ha-ha…

Kerang-kerang disini kalo lagi lengkap bisa sampai belasan jenis kerang, kawan.

YA! BELASAN JENIS! Ga kebayang kan rupanya jenis kerang itu banyak. Mulai dari yang paling umum sampai yang paling langka, ada semua disini. Selain kerang, ada juga beberapa jenis siput yang dijual disini.

Kebetulan yang tersedia malam itu cuma kerang bulu, kerang batu, kerang baling-baling (they called it so), siput wale dan scallop. Khusus scallop diantar ke meja kami terakhir karena waktu merebusnya yang cukup lama.

Eittssss…
Rebusnya gak sekedar pake air biasa loh. Air rebusannya dicampur dengan serai, jahe dan lengkuas. Jadi aroma amisnya pun tersamarkan, kawan.

Apalagi kalau dicocol si kawan yang satu ini.

Saosnya ini terdiri dari kombinasi nanas, kacang tumbuk, cabe dan saus kecap.

Pertanyaannya ialah…
Sejak kapan atau bagaimana sejarahnya setiap makan kerang, saosnya itu harus pake nanas?

Kalo ada anak MaMa yang tau, comment ya di bawah!

Nenas yang fenomenal ini pasti selalu hadir di setiap gerai Kerang RebusTidak lama kemudian, ada info yang masuk dari dapur nih. MaMa dapat privilege untuk menikmati stok terakhir dari dua jenis siput yang langka.
Memang kalo udah rejeki itu gak kemana ya kan.

Unam atau gonggong Medan (they called it so, too) dan Siput Macan dihidangkan pada kami. Dan unam ini ternyata punya rasa aftertaste yang agak pahit.

Kalo siput macan rasanya kurang lebih sama seperti siput wale, hanya ukurannya lebih besar dan cangkangnya bercorak loreng (that’s why they called it ‘Macan’).

Pesanan MaMa nih. Hanya 18rb per porsi kerang jenis apapun.Menurut ibu penjual (who is owner’s sister) yang paling difavoritkan disini itu kerang bulu dan kerang batu. But, yang menjadi juara malam itu menurut MaMa adalah Siput Wale.

Siput Wale, ukurannya lebih besar daripada siput-siput sejenis lainnya.Cerita punya cerita, Papa Kerang uda pernah masuk tipi loh. Juga, udah pernah diliput beberapa media sosial dan media cetak ternama. Soalnya, dengan rekor sebelas tahun berjualan gak mungkin nama Papa tidak terdengar sampai ke seberang lautan.

Daebak. Sukhoi. Amazing. Luar Biasa. Hao Chek Sen Cing Ping.

Nah, MaMa ‘kan sudah puas berduaan sama PaPa. Giliran kamu nih yang jumpain Papa disini.
Share pengalamanmu makan disini ya di comment section di bawah.

Papa Kerang
Jalan Sutomo Ujung simpang Jalan Bambu 2
Buka dari jam 06.00–12.00
#halal
Lokasi: https://goo.gl/maps/GeyWyhNihSE2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s