fbpx

Song Fa BKT – The First Michelin Guide’s Bib Gourmand Award Restaurant in Medan

I am more than excited to visit Song Fa as soon as their first day of Grand Opening in Medan.

I don’t know about you, but “Michelin” is a thing to me. That’s why gue thrilled ketika mengetahui kalau kota Medan ini kedatangan restoran yang berhasil memasuki jajaran Singapore Michelin Guide’s Bib Gourmand Award untuk yang pertama kalinya.

Song Fa BKT - The First Michelin Guide's Bib Gourmand  Award Restaurant in Medan 1

Song Fa BakKutTeh pertama kali dimulai oleh Mr. Song pada tahun 1969. Mr. Song mempelajari berbagai kemampuan memasak BakKutTeh pada umur sekitar 19 tahun dan memulai bisnis pada umur 21 tahun dengan gerobak sorong di daerah Johor. Display dari gerobak dorong ini bisa kamu temukan di pintu masuk Song Fa BakKutTeh di Lippo Mall Medan.

Pada tahun 1971, Mr. Song membuka kios pertamanya di Victoria Street dan 2007 menjadi tahun pertama Mr. Song menjual nama Song Fa sebagai franchise BakKutTeh. Sejarah berapa lama Mr. Song menjual BakKutTeh bisa menjadi sebuah bukti keseriusan beliau dalam menyajikan BakKutTeh, hingga akhirnya berbuah manis dengan memasuki jajaran Bib Gourmand’s Award dari The Michelin Guide Singapore.

Ms. Diana menjelaskan sedikit kriteria tentang Michelin Guide, “to make it to the list of Bib Gourmand’s list, one must serve GOOD food under S$45 with GOOD service.”

Note: Kamu bisa cari tahu lebih banyak tentang “Singapore Michelin Guide” di berbagai situs yang disediakan oleh Google Search.

Back to the future,

Tanggal 12 Januari 2019 yang lalu, kami diundang untuk menghadiri Grand Opening outlet Song Fa BakKutTeh pertama di kota Medan. Mr. Song sendiri dan Ms. Diana, anaknya, yang kini menjadi generasi penerus franchise Song Fa BakKutTeh asal Singapore turut hadir ke acara pembukaan ini.

Langkah pertamaku memasuki outlet Song Fa memberikan sedikit getaran yang membuat bulu kuduk merinding. Keseluruhan faktor dari betapa legendarisnya Song Fa, penghargaan Bib Gourmand mereka dan suasana yang cukup remang dan hangat merupakan penyebabnya. Literally, mungkin suasana benar-benar akan terasa hangat dan sedikit pengap mengingat susunan meja yang cukup padat dan basis menu yang memancing keringat untuk bercucuran.

Belum lagi ketika gue melangkah ke bagian belakang (dilihat dari pintu masuk Song Fa dalam mall), cahaya alami dari luar masuk ke dalam ruangan yang ditata cukup rapi. Hmm… Tidak butuh waktu lama untuk memenuhi smartphone gue dengan foto-foto berbagai sudut ruangan ini. Instagrammable.

Long story short,

setelah bermain game—tata cara penyeduhan teh secara tradisional, dan penyampaian sepatah dua patah kata dari Ms. Diana, tibalah waktunya pesanan-pesanan kami diantarkan.

Of course, BakKutTeh yang menjadi fokus utamanya menjadi bagian dari pesanan kami, diikuti oleh Spicy Pork Belly, Braised Large Intestines dan Cai Xin dengan semangkuk Cakwe yang terpisah disajikan ke hadapan kami.

Gue bisa merasakan aroma “peppery” yang cukup kuat pada seruputan pertama BakKutTeh-nya yang berwarna putih keruh. Aromanya so strong dan terasa rich. Meski menurut pihak Song Fa Medan kalau rasa “peppery” yang kuat pada BakKutTeh mereka sedikit dikurangi untuk menyesuaikan lidah orang Medan, gue pribadi tetap merasakan rasa hangat yang kuat pada tenggorokan. Wajar saja, mengingat ini pertama kalinya gue menikmati BKT seperti ini.

Some of us said that it wasn’t really peppery compared to Song Fa from Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Don’t forget to ask for more free flow BKT soup.

BakKut (ribs) yang disajikan berukuran cukup besar sehingga memenuhi mangkuk gue. Ada beberapa bagian ribs yang bertekstur sedikit alot namun ada bagian ribs yang terasa sangat lembut.

Spicy Pork Belly came second in my Song Fa’s personal favorite menu list. Pedas dan manis menjadi sensasi pertama yang gue rasakan, sesuai ekspektasi. Dagingnya sendiri terasa lembut dengan beberapa bagian yang berlemak sehingga bumbunya yang kental juga terasa sedikit oily. Gue juga menemukan potongan cabai kering dan ikan teri pada seporsi Spicy Pork Belly ini.

We did tried another menus. Seperti Large Intestines yang terasa clean, jauh dari kata amis dengan rasa manis dan aroma “non” to the “halal” ala B2 yang khas.

Cai Xin……… Well, vegetable have hardly been a menu that I enjoyed the most. Apalagi ketika dihadapkan dengan tipikal sayur yang sedikit garing dengan rasa pahit aftertaste yang notabene bukan favoritku. You? I don’t know. Give it a try!

Song Fa BKT - The First Michelin Guide's Bib Gourmand  Award Restaurant in Medan 19

Before I end this article and shut my laptop down, I just wanna say congratulation for once again for the Grand Opening of Song Fa Bak Kut Teh Lippo Plaza Medan.

Kalau kamu ingin berkunjung ke Song Fa, make sure untuk ajak kami ya! Soalnya we’ll come back again A.S.A.P for sure!

Song Fa Bak Kut Teh

Lippo Plaza GF-07
08.00-22.00
#nonhalal
Lokasi: https://goo.gl/maps/igDYAMgzBht

3 thoughts on “Song Fa BKT – The First Michelin Guide’s Bib Gourmand Award Restaurant in Medan

  1. dengan minimal deposit 10.000 segera dicoba keberuntungannya bersama kami
    dan menangkan uang hingga jutaan rupiah bersama dewapk**
    dengan pin bb D87604A1 ditunggu ya ^^

Leave a Reply