TOP 3 SPOT KULINER BUAT CHENG BENG 2020

Apa sih yang ngangenin setiap pulang kampung halaman?

Is it the smell of the air, the noise on the street, or is it the sound of sizzling Kwetiau on the wok? Here’s a sneak peak of what you can do when you come back home to Medan!

Sekilas tentang Cheng Beng

Cheng Beng

Hari Cheng Beng merupakan salah satu hari terpenting buat suku Tionghoa karena Cheng Beng identik dengan bentuk rasa hormat terhadap orang tua.

Masyarakat Tionghoa yang lahir di Indonesia juga tidak luput dari tradisi ini, yang menjadi alasan setiap tahun, pada minggu terakhir di bulan ke-3 (kalender Lunar), banyak masyarakat Tionghoa yang merantau pulang kampung untuk melaksanakan kegiatan mebersihkan makam.

Influx dari perantau yang balik kampung itulah yang jadi alasan MaMa buat bikin artikel ini, sebagai guiding blog buat kalian yang bingung mau kemana aja pas balik Cheng Beng tahun ini!

Kolam Bangau di Cemara Asri

Melipir sedikit dari tengah kota, area samping danau yang ada di Cemara Asri ini memang udah terkenal sebagai salah satu hotspot untuk hangout.

Gerobak-gerobak yang menjual makanan berjejer lurus di sepanjang samping danau dengan kursi dan meja terpapar rapi.

Rekomen deh buat yang mau bawa kerabat/temannya yang pulkam buat ngemil sambil jalan-jalan.

Pecel Lela, Chao Lo, Ceker Panggang, Sate Padang & Es Dawet

Pecel + Sate Jengkol + Sate Kerang (34rb)

Yang asik dari kulineran di Cemara Asri ini, banyak pilihan cemilan yang pas banget dinikmati bersama.

Adem, cemilan berjejeran, dan pastinya perfect buat nyantai!

Never miss out on the pecel! Pedes, gurih, dan manis dari saus kacang yang diguyur ke atas mie dan gorengan ini menjadi salah satu cemilan yang wajib kalau ke Cemara Asri. Pecel Lela WAJIB!

Selain Pecel, ada juga Sate Padang dan Es Dawet untuk melepas dahaga. Di Cemara Asri juga bisa kalian temui menu unik dan langka seperti Chao Lo (Siput Lumpur Hitam) dan Ceker Ayam yang cara masaknya dipanggang (biasa kan di-steam atau digoreng).

SELAT PANJANG

Moving into the heart of the city, kuliner Selat Panjang yang sudah terkenal di antara masyarakat Tionghoa di Medan ini menjadi tempat selanjutnya yang direkomen MaMa.

Jalan Selat Panjang jadi salah satu area yang jadi rame banget kalo malam tiba. Letaknya yang lumayan sempit, jadi jangan heran kalo kamu sering harus melipir ke tepi jalan karena banyaknya mobil dan motor yang lewat.

Berjejer di kanan dan kiri Jalan Selat Panjang ini adalah beberapa kedai legendaris yang sekarang kebanyakan sudah dilanjutkan oleh generasi ke-2.

Mulai dari nasi ayam, kwetiau, mie udang, sampai bubur goreng juga ada di sini!

Nasi Ayam SP-3

Pilihan yang banyak dan ngangenin hanya di Jalan Selat Panjang yang legendaris!

Ini dia basically menu-menu yang MaMa pesan di Selat Panjang. Ada favoritmu gak?

Anyway, kamu gak dilarang buat pesan menu dari outlet lain ke outlet yang kamu tempati pas itu, cuman ya kamu wajib pesan menu dari outlet yang kamu tempati juga 😁

YUMMY FOOD COURT

Berlokasi di Asia Mega Mas yang terkenal rame pas malam menjadikan Yummy Foodcourt salah satu pilihan tepat bagi kalian yang pulkam untuk menikmati makanan Medan yang ngangenin.

Berbeda dari Selat Panjang yang tempat duduknya ada di tiap stall, di sini kamu bisa duduk dimana pun kamu mau dan pesan dari outlet-outlet favorit kamu. Biasanya, ini jadi tempat tongkrongan favorit kalo malam hari tiba.

Nggak hanya makanan berat, cemilan pun banyak!

Tau Kua He Ci (35rb)

Apapun menu yang kamu pesan, pastikan kamu gak lewatin Kue Lobak Gunting dan Tau Kua Heci nya!

UDAH SIAPIN RENCANA TEMPAT NONGKRONG CHENGBENG TAHUN INI?

Nah, gak bingung lagi kan mau makan di mana pas pulang dari ziarah makam? Atau, kamu punya gak rekomendasi kuliner lain buat anak-anak MaMa yang mau pulkam ke Medan untuk ChengBeng? Share di bawah dong!

1 comment

Leave a Reply