
Cuaca Medan yang tak karuan belakangan ini membuat saya jadi kepingin makan sesuatu yang berkuah, panas dan menghangatkan tubuh. Dan pada suatu kesempatan, ketika melewati jalan Sumatera, sekilas papan nama berwarna kuning norak itu mencuri perhatian. Long story short, saya pun memarkirkan kendaraan untuk mencoba Liong Tahu Sumatera atau yang sekarang dikenal dengan Hakka Yong Tou Fu.
Why is it called Hakka Yong Tou Foo ?
Pada dasarnya, (Romanisasi Hakka : Ngiòng-theu-fú) atau yang biasa kita sebut yong tahu, tahu yong, atau yong to fu adalah masakan tahu isi khas Hakka. Menurut sejarahnya, Ngiòng-theu-fú itu sebenarnya merupakan modifikasi jiaozi. Karena jiaozi sulit didapatkan, maka rakyat Hakka menggunakan tahu kemudian diisi dengan daging cincang.
Yong Tou Fu sendiri terdiri dari tahu yang diisi dengan daging cincang, biasanya daging B2 atau ikan, bakso ikan dan bakso daging, lalu disajikan dengan kuah kaldu. Tahu isinya ada dua versi: digoreng dan direbus.
Let’s Dig In!
Selain Liong Tahu, rumah makan ini juga menyediakan Bakmie dan Bakso. Berhubung best-sellernya ialah Liong Tahu, maka menu tersebut lah yang saya pesan waktu itu—dengan tambahan bihun.


Satu porsi Liong Tahu ini terdiri dari campuran tahu putih dan tahu goreng yang sudah diisi dengan olahan daging cincang, bakso ikan, fiyen, dan juga sayur pare yang bagian tengahnya diisi dengan olahan daging cincang.
Dan jangan lupa dong pelengkap lainnya seperti daun bawang, bawang putih goreng dan yensui (daun ketumbar). Sebagai pecinta yensui, saya minta extra yensui untuk menambah aroma dan tekstur ke makanan.

Buat yang gak suka rasa pahit dari parenya, kalian bisa request untuk ganti ke bakso atau tahunya kok. Fyi, semua pernak-pernik Liong Tahu (astaga kayak aksesoris aja) seperti bakso, tahu, dan olahan parenya itu buatan sendiri lho alias homemade.

Menurut saya, kuahnya sendiri terlalu ringan karena kaldunya kurang nendang. Di sisi lain, saya justru mengacungkan jempol pada fiyen / bakso dagingnya. Tekstur kenyal dan aroma dari dagingnya sendiri sangat terasa, apalagi sambil dicocol dengan saus cabenya…. waduh bawaannya membuat saya pengen nambah seporsi fiyen nya.
Untuk bakso ikan, tahu isi dan parenya, menurut saya lumayan nikmat apalagi kalo makannya sambil ditemenin mendung dan hujan gerimis.
Habis Makan, Terbitlah Dessert
Setelah menikmati Liong Tahu yang menghangatkan tenggorokan, sekarang kita beralih ke minuman seger yang bisa menyegarkan tenggorokan.
ES CENDOL BERAS !!!
And guess what? Selain bahan-bahan Liong Tahu yang homemade, ternyata cendol beras nya juga buatan sendiri.


1 suapan pertamanya langsung bikin seger di tenggorokan!

As what I taste, it’s a bit too sweet. Apakah mungkin karena staffnya grogi saat difoto sampai saus gula merahnya kebanyakan?? hahahah… Untuk kalian yang uda pernah coba cendolnya boleh tulis di comment regarding the taste.
Small Talks with the Woman Behind Hakka Yong Tou Fu / Liong Tahu Sumatera
Sambil menunggu pesanan Ojol datang, MaMa ngobrol-ngobrol singkat dengan Ai ownernya.
“Ai, buka kedai ini uda berapa lama?”
“Wadoh, hahaha. Uda lama banget lah,, sebelum kamu lahir juga Ai dan Acek sudah buka. Kami buka kedai ini dari tahun 1965. Dulu pas pertama buka kedai ini tidak disini,, tapi di 2 blok sebelahnya.”
“Apakah ada cabang dari kedai ini, Ai?”
“Ada 1 cabang di Cemara Asri, itu punya anak laki-laki Ai.”
Berarti gerai Liong Tahu ini sudah berdiri lebih dari setengah abad dan juga ada cabang di Komplek Cemara Asri yang diteruskan oleh anak si Ai.
Anak MaMa sudah pernah coba Liong Tahu ini? Atau ada rekomendasi gerai Liong Tahu yang biasa kalian kunjungi? Comment di bawah ya!
Hakka Yong To Fu / Liong Tahu Sumatera
Alamat : Jl. Aipda KS Tubun No.70 A / 92 (Sebelah Apotik Sarana)
Buka : 11.00 – 21.00
Harga : Rp 44.000
Lokasi : https://goo.gl/maps/68UReHyDU9upj34Z7




Leave a Reply