Skip to content

Bakmi Topui, Bakmi asal Medan dengan Homemade Noodles yang Menggugah Selera

  • 6 min read

Beberapa hari yang lalu saya bersama teman kerja makan siang bersama di Bakmi Topui. Sebenarnya kami sudah pernah makan di sana sebelumnya, tapi kali ini kami ingin mencoba beberapa menu mereka yang agak berbeda.

Awalnya, tempat makan yang dibuat dari gabungan tiga ruko ini hanya menjual Bakmi, tapi kemudian mereka menyewakan tempat untuk orang lain berjualan, sehingga kalau kalian sekarang ke Bakmi Topui, tempatnya lebih tepat disebut Kopitiam.

Seperti kopitiam lokal pada umumnya, tempatnya terbuka dan satu-satunya pendingin ruangan adalah kipas angin yang menciptakan hembusan angin. Tapi ada juga ruangan indoor ber-AC dan VIP room yang ber-AC juga.

Setelah memilih tempat duduk dan memesan makanan, saya pun berjalan ke area depan di mana dapurnya (open kitchen) terletak untuk melihat proses masaknya.

Mie yang sudah dipotong sesuai porsi dimasukkan ke dalam saringan mie yang berada di dalam dandang 4 lubang dengan air yang mendidih. Setiap lubang selalu terisi, salah satunya diisi bakso, dan sisanya berisi mie.

Mienya selalu dimasak tidak lebih dari satu menit, dan melewati proses air dingin, setelah itu dimasukkan kembali ke dalam air mendidih selama beberapa detik.

Menilik proses pembuatan Mie

Di Bakmi Topui, ada dua jenis mie yang bisa kalian pilih: original dan kasar. Yang original memiliki bentuk panjang, tipis, dan halus. Tipe mie khas Hongkong, atau egg noodle yang halus. Mie-nya dibuat dengan telur bebek.

Mie-nya dibuat tiap hari pas jam tutup toko tengah hari, jadi tiap hari mie-nya itu pasti baru.

Adonan mienya melewati 3 kali proses sheeting/reduction agar dapat mencapai ketebalan yang sesuai. Dari yang awalnya tebal menjadi lebih tipis. Setelah itu baru melewati proses cutting, untuk dipotong sesuai bentuk yang diinginkan.

Kali ini kami memesan lima menu. Bakmi Topui Original versi komplit, Mee Pok, Bak Chor Mee, Szchuan Noodle, dan Mie Katsu.

Bakmi Topui Original

Bakmi Topui memiliki ciri khas bakmi Medan, dengan topping bak cap yang spesial kemudian ditambah dengan chasio, bakso ikan, bakso udang, dan lapchiong. Mie nya tipe mie hongkong yang halus, teksturnya lembut dengan kematangan yang pas.

Pastikan kalian menikmati mienya tanpa menuang kuahnya dulu agar dapat mendapatkan tekstur dan aroma yang orisinil.

Mee Pok

Menu yang satu ini terinspirasi dari Mee Pok asal Singapura. Dengan mie kasar sebagai pilihan mie dan tambahan Fu Zhou Hu Wan (bakso dengan isian daging), daging cincang, dan hu pia.

Ciri khas nya ada tambahan cabe nya yang memberikan tambahan sensasi pedas.

Sausnya lebih gampang melekat di jenis mienya yang kasar dan pipih, sehingga setiap gigitan pasti akan terasa sausnya.

Bak Chor Mee

Bak Chor Mee juga terinspirasi dari Bak Chor Mee asal Singapura. Beda dengan Mee Pok, Bak Chor Mee memiliki tambahan bak cap yang dimasak dengan jamur, bakso udang, ikan asin garing, dan hu pia. Ditambah dengan cabe mala serta cuka yang memberikan sensasi pedas dan rasa yang masam. Rasanya asin dan gurih, dengan sensasi pedas yang bikin nagih.

Kalau kalian kangen Bak Chor Mee Singapura, boleh coba juga Bak Chor Mee di sini, walaupun cita rasanya sudah di-adjust ke lidah lokal.

Mie Szechuan

Mie yang satu ini mungkin lebih cocok dengan lidah orang Medan yang suka dengan makanan berbasis rasa asin dan gurih. Mie nya mie halus yang diaduk dengan saus kecap yang nikmat kemudian ditambah dengan topping saus Sichuan yang berisi daging cincang.

Yang memberikan ciri khas ‘Sichuan’ adalah saus daging cincangnya yang manis dengan sensasi rasa pedas. Pedasnya itu bukan tipe pedas yang menyerang di awal, tapi terasa pelan-pelan sehingga kalian dapat menikmati sensasi pedas tersebut secara perlahan.

Mie Katsu

Mie Katsu menggunakan jenis mie yang sama dengan Mie Szechuan, dengan campuran saus kecap yang sama juga. Yang membedakan kedua menu ini ialah toppingnya. Kalau Mie Sichuan menarik perhatian dengan topping simple nan menggoda yang pedas, maka Mie Katsu ini menggugah selera dengan topping Katsu Ayam yang digoreng sempurna.

Katsu Ayamnya ini bukan daging ayam yang digoreng begitu saja, tapi merupakan daging ayam yang sudah dicincang halus kemudian dibentuk menjadi katsu kemudian digoreng dengan tepung roti. Teksturnya mirip makan nugget sehingga menu ini cocok dinikmati bahkan untuk anak-anak.

Jam buka Bakmi Topui dibagi dua shifts: dari jam 6.30 pagi – 1 siang dan jam 5.30 sore sampai 9 malam.

Bakmi Topui

Alamat: Jl. Sutomo simp Jl. Veteran
No. Telp: 08116001288
Jam Buka: (Pagi)6.30am – 01.00pm | (Malam) 05.00pm – 09.00pm | Buka Senin – Minggu
Lokasi: https://g.page/Bakmietopui?share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *