Kwetiaw & Mie goreng Andalas

Ga abis-abisnya ngebahas kwetiaw dan mie goreng di Medan ini. Setelah beberapa tempat terkenal seperti Cong Mei, Kwetiaw Gedeh, Kwetiaw Cie Mei, bahkan yang berasal dari Aceh Mie kuning Titi Bobrok, kali ini kami ngunjungin rumah makan yang ga kalah tenarnya, Kwetiaw dan Mie Goreng Andalas.

Kwetiaw Andalas, julukan yang mungkin diberikan masyarakat karena memang kedai ini berjualan di Jalan Andalas, layaknya Kwetiaw Gedeh yang jualan di Jalan Gedeh. Foto diatas hanya menampakkan Ai yang sedang memasak kwetiaw goreng komplit. Biasanya satu baskom berisi mie atau kwetiaw sudah standby duluan ketika Ai ini memanaskan minyak dan menyiapkan bumbu. The main priority here is kwetiaw/mie polos. That served as foundation. Setelah beberapa menit (lumayan lama nunggunya, karena porsinya guede banget), tampak pembantunya harus menyisipkan beberapa arang agar mencapai suhu yang optimal. Nah, setelah selesai, mie/kwetiaw polos yang sudah masak akan dipindahkan ke baskom kosong lain.

It won’t take long to empty the basin. Pesanan sudah diterima sebelumnya, beberapa porsi disisakan untuk dimasak lagi (yang order goreng telur/goreng komplit harus nunggu lagi deh…), beberapa porsi disiapkan untuk pelanggan yang makan ditempat, dan sisanya dibungkus.

Karena lokasi Jalan Andalas yang dekat sekali dengan jalan Semarang, maka sering kali pengunjung take-away dan menikmati santapannya beserta makanan lain di gerai-gerai sepanjang Jalan Semarang. Anda juga bisa memesan porsi campur, dimana porsinya setengah mie, setengah kwetiaw, but all this depends on availability.

Soal harga, sedikit mengejutkan. Mie/kwetiaw/Bihun Polos harganya Rp 6.000. Cukup murah untuk mengganjal perut, terlebih di bulan tua hehe… Sekali tambah telur, jadi Rp 12.000. That’s double the price by adding an egg. Nah, kalo tambah daging/komplit? Jadi Rp 16.000.

So what’s special from kwetiaw Andalas? Surprisingly it’s not the kwetiaw, tapi mie-nya. Mie polos to be exact. Untuk cita rasa kwetiaw dan bihunnya masih bisa dicari di tempat lain, tetapi untuk mie polosnya memang tiada duanya. Terlihat dari cara masaknya yang beda, bara api yang panas sekali dan ditutup sekian menit, bisa dibayangkan minyak dan bumbu yang meresap ke dalam mie dan disajikan panas di meja anda.

8 Replies to “Kwetiaw & Mie goreng Andalas”

  1. hati2 a-i nya galak. suaminya pun takut sama istrinya. trus piringnya model jadul, bahan enamel. piringnya uda dipake brp abad seh. rasa nya enak apa karena piringnya? hehehe

    Like

  2. @admin.. sudah pernah hunting cah mie di jalan mesjid simpang perdana.. kami sering memberi nama ai mesjid.. bukan jam 19.00- habis.. bihun dan mie kuningnya must try… nendang banget…

    Like

Berikan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s