Coffee Box, Jalan Palang Merah

coffee box drink kopi susu

Bisnis ‘kopitiam’ keliatan menjanjikan, tampak dari semakin banyaknya resto dengan konsep yang menawarkan makanan/cemilan traditional dengan sentuhan modern. Coffee Box sebelumnya udah pernah kami review (Baca reviewnya). Tidak tanggung-tanggung, cafe ini melakukan ekspansi dari sebuah gerai di Sun Plaza ke sebuah bangunan yang sangat strategis di Jalan Palang Merah, dekat dengan Royal Condominium. Ruko yang berada di sudut itu pun ‘disulap’ ala bangunan traditional yang mampu menampung kapasitas pengunjung yang besar.

coffee box palang merah

Interior lantai 1
Interior lantai 1

coffee box front kitchen

Interior bangunan dibuat semirip nuansa tempo dulu, misalnya penggunaan bahan kayu yang dominan serta elemen tradisional seperti lampu teplok, serasa dibawa ke masa lalu namun tetap memberikan nuansa nyaman dengan pembagian ruang indoor yang ber-AC dan non-smoking serta ruang outdoor di lantai 2. Saat kunjungan kami, lantai 3 belum dibuka untuk umum.

Interior lantai 2 non smoking
Interior lantai 2 non smoking
Interior Outdoor lantai 2
Smoking area – Outdoor lantai 2

Siang itupun kami pilih untuk duduk di outdoor lantai 2, sekedar untuk merasakan sensasi nikmatnya menyeruput kopi dengan pemandangan yang belum pernah dialami sebelumnya. Hidangan menu dan kue cemilan pun datang untuk dipilih.

nasi prang otak otak coffeebox

aneka kue

Karena masih kenyang, kami skip makanan yang berat dan hanya memesan beberapa gelas minum. Terus terang sempat bingung juga akan pilihan menu yang luar biasa banyak, dari indonesia food, chinese food hingga western food, belum lagi pilihan minum yang ga kalah banyak dari kopi, teh, jus, shake, dll.

Thin Toast with Butter Kaya (IDR 10)
Thin Toast with Butter Kaya (IDR 10)

coffee box latte

Ga sah kan kalo ke ‘kopitiam’ tapi ga pesan sepiring bread toast dan kopi. Walaupun baru buka, sepertinya manajemen disini masih dalam tahap training, tampak beberapa staff yang masih kaku tapi kami yakin ini hanya masalah waktu. Bread toast yang kami pesan terlalu kering. Sedangkan untuk kopinya, serasa ada yang kurang dan belum maksimal rasanya. Agak susah jelasinnya, tapi belum bikin “Ummmpphh…”

coffee box kitchen

Memang kurang adil kalo ga ngulas makanannya kali ini, tapi kami bakal kembali lagi untuk mencoba variasi makanannya yang rame. Soal tempat dan lokasi Coffee Box memang tidak diragukan lagi. Menurut anda, menu makanan apa yang menjadi rekomendasi?

31 Replies to “Coffee Box, Jalan Palang Merah”

  1. Tempat nongkrong anak tk dan sd.
    Jam 10 malam udah tutup, jam 21.30 pelayannya udah bersih2 meja. Kenapa gak sekalian tutup aja coffee box ini.

    Like

  2. Bagus sih tempatnya. Tapi yg disayangkan, terlalu cpt tutup. Seharusnya tempat ngopi tutup ya paling tdk jam 11 malam. Ini jam 10 muka pelayan uda ngusir semua. Apalagi yg cowok gemulai lntai atas. Sumpah, kita dibuat gak nyaman bgt dgn gelagatnya. Pdhl saya baru dtg jam 9 lewat dan tdk ada di info kalo tuh tempat tutup jam 10 last order jm 9.30. Bayar mahal tp ujungnya diusir. Lebih dr 5 org lgsg nungguin sambil liat2 kemeja kita. Sumpah gk mau balek lg kesana. Gak layak buat maju. Tamu dianggap gk ada harganya.

    Like

  3. Gue aja pernah lsg mencret abis mkn pecel gado gadonya, saat mkn pun terasa tahunya agak basi..uda kemakan bbrp potong pulak karena lapar.

    Like

  4. Coffeebox yg di palang merah lagi banyak menu baru lho teman2,rasa nya juga enak,trus lagi banyak promo juga tuh utk bulan maret ini

    Like

  5. Td malam istri saya dan keponakannya makan disini menu hotplate seafood tahu jepang, jam 1 pagi muntah, diare terus sampe hampir pingsan. skrg lg di opname di rmh skt. Vonis dokter keracunan makanan. keponakan pada diare terus.

    Like

  6. tempatnya bagus, makanannya juga lumayan..
    tapi, 2 kali saya ke sana, pelayannya kurang ramah..
    ga ada senyum..dan ngeliat dengfan cara aneh..padahal saya rasa saya berpenampilan dan bersikap sewajarnya disana..
    jujur saya tersinggung dgn beberapa pelayannya yang sayangnya namanya tidak saya tahu..
    jadi kapok deh.

    Like

  7. Pernah ke sana sekali. Tempatnya beneran asik. Konsepnya kopitiam banget.
    Dari minuman n makanan, ga bisa terbilang murah juga sich.
    Sempat cobain Chicken steak nya gt, mirip2 chicken maryland cuman namanya entah apa, Tepung nya lembek, ayamnya tipis n entah saos apa yg disajikan, Manis2 ga jelas gt, bukan mayonaise, n tanya ke staff nya, dibilangnya itu saos mushroom.
    Pesan sop buntut gorengnya jg, buntut gorengnya enak. 70an ribu kalo ga salah. Cuma sup nya kek kuah mie sop.
    Main course mengecewakan, tp minuman n snack nya asik.
    Wajib pesan potato chips utk di share, porsi lumayan besar. 🙂

    Like

  8. Nasi ayam hainam nya enak…
    Trus bakwan nya yg disiram pke bumbu pecel jg lumayan

    Kemaren sempat nyobain tomyum nya yg di sun,kecewaaaaaa….
    Mknan tak seindah tampilannya
    Tomyum yg hrsnya asem” malah jd manis bgt

    Like

  9. Duh, Min. Sumpah aku suka banget mantengin foto-foto makanannya. Bagus dan artistik. Kalau di CoffeeBox aku suka pesan mie kuah Indonesia. Rasanya pas dan pedasnya lumayan.

    Like

  10. Kemarin saya mencobanya bersama istri sepulang kerja. di Lantai 2nya lebih ramai dibanding pengunjung di lantai 1. kami duduk di dekat jendela lantai 1, suasananya adem, interiornya bagus.

    Menu yang kami pesan adalah:
    1. Seafood Tom Yam + Nasi (tersedia Nasi / Bihun): Rp 29.091
    Rasanya tidak begitu special, terasa seperti sayur asem. Jamurnya lumayan banyak.
    Kami pernah merasakan Seafood Tom Yam-nya French Seafood, itu lebih enak, karena ada santannya.
    2. Nasi Ayam Rujak: Rp 27.273
    Menu ini kalah jauh dibanding masakan nyokap saya. hahaha… Enaknya cuman di ayamnya tuh lembut. Kesan pertama orang mendengar kata “rujak” adalah “pedas”, tetapi yang disini adalah rujaknya malah manis, kebanyakan tomat kali.
    3. Pisang Bakar: Rp 11.819
    Disajikan dengan 3 buah pisang kepok dan disiram dengan susu coklat dan keju serut. Kesan pertamanya: nih pisang bakar kok pucat ya… (mungkin pembiasan cahaya dari lampu diatas yang membuat pandangan jadi berbeda) 😀
    4. Avocado Coffee: Rp 27.273
    Minuman ini enak! pertama kali minum avocado coffee tuh di Fusion Bistro beberapa tahun lalu, Hari Minggunya makan di Fusion Bistro, Avocado Coffeenya sudah tak enak lagi, alpukatnya encer, saya rasa ada dicampur dengan air.

    Mau mencoba Potato Wedges, tapi tak jadi karena harganya sebanding dengan bila kita pesan Chicken Chop/Seafood Tom Yam.
    Harga Bubur ketan hitam, kacang hijau, Ucece, Kolaknya tuh sebanding dengan yang di Kalasan, sekitar Rp 13ribuan.

    Like

    1. WOW! Mantap reviewnya. Seru sekali kalo pembaca makanmana semuanya juga turut kasih info sedetail ini. Hihihi

      Like

    2. potato wedgesnya biasa aja. sensasinya waktu minum segelas blackcoffee dinginnya, soalnya kelewat mahal dibanding rasanya yang standar. 😀

      Like

  11. Saya pernah makan Mie Sop Ayam sama Mie Goreng Indonesia. Rasanya lumayan loh! 😀

    Kalau dengar kabar angin sih, coffee box yang di Palang Merah ini ada investor yang join membukanya.. Tapi ntah bener ga.

    Like

  12. coffee box yang baru ini tempatnya asik ya. kaya gak di medan hehe
    menu favorit saya disini hot plate ‘ayam’ tahu jepang. di menu adanya hotplate seafood tahu jepang sih,tapi mereka bersedia ganti seafood jadi ayam. rasanya maknyus 😀
    minumnya ice longan walaupun longannya gak sebanyak di fountain. ahh jd pengen..

    Like

Berikan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s