“Nasi Padang, it’s one amazing thing that ever happened in this world. It’s a feeling like you’ve come to the heaven of food.”
Anca, dari cuplikan video OTR Food & History yang berjudul “How Cuisine Holds Together Indonesia’s Most Notorious City”, 2025
Begitulah secuil pernyataan dari Pak Anca, seorang warga Medan sederhana yang merupakan bagian dari Jungle Booked, penyedia jasa food tour di Medan. Singkat, tapi tiap katanya sempurna banget menggambarkan pesona Nasi Padang bagi warga Indonesia, terutama Medan.
Konon katanya, makanan khas Padang ini dibawa oleh para pedagang yang mencari rezeki di Medan. Dari sinilah, sajian asli mereka berbaur dengan teknik memasak serta cita rasa lokal. Meskipun bukan berasal dari Medan, tapi kecintaan akan makanan satu ini bikin warung Nasi Padang kian berseliweran.
Tapi, belum lama ini, ada satu rekomendasi Nasi Padang enak di Medan yang mengusung konsep lebih kekinian, serta beberapa ciri khas yang membedakan dirinya dari rumah makan Padang lainnya.



Nasi Gerilya, Pemain Baru Kekinian yang Berani Beda
Sebenarnya, di tahun 2015, usaha ini awalnya hanya produk sambal yang bernama Garciafood. Lalu, pada tahun 2022, mereka rebranding dengan nama Sambal Gerilya (dari strategi perang Jenderal Besar Soedirman). Nah, pada bulan September 2024, Nasi Gerilya resmi dibuka, dengan misi mengembangkan masakan khas Nusantara yang lebih luas. Ke depannya, Nasi Gerilya punya goal sebagai salah satu spot wisata kuliner di Medan.
Ini Menu yang Bikin Nasi Gerilya Beda!
Beda dari tempat lain, salah satu lauk yang menjadi andalan di sini justru Dendeng Sapi! Alih-alih digoreng, Dendeng Sapi di sini justru dibakar, menghasilkan aroma yang lebih smokey tapi dengan daging yang masih lembut. Pas banget dinikmati bareng sambalnya yang pedas nan segar.

Menu yang juga berbeda dari tempat lain adalah Ayam Pop Creamy. Sejatinya, Ayam Pop berwarna putih dan tidak digoreng. Nah, hal itu juga yang ingin di-educate oleh sang owner kepada para pelanggannya. Tapi, agar dibedakan dengan ayam rebus biasa, Nasi Gerilya memberi saus putih yang creamy serta meracik sambal pendamping sendiri.

Gak kalah sama menu lain, ikan goreng di Nasi Gerilya juga unik nih! Alih-alih ikan kakap, mereka justru menggunakan ikan marlin yang punya banyak manfaat untuk kesehatan. MaMa ketagihan banget sama tekstur ikannya yang crunchy di luar, tapi lembut abis di dalam!


Belum Cukup Kenyang? Cobain yang Ini Juga Gih!
Cumi Nagih, Ayam Goreng, Rendang Sapi, Gulai Merah Kepala Ikan.. Awas kalap!









Eits, Gak Cukup Sampai di Situ!
Kalau kalian datang makan kemari, kalian gak bakal temuin tamu yang makan di atas piring! Dari awal, sang owner udah ngerti style orang Medan yang lebih suka dine in, tapi nasinya dibungkus. Katanya sih, biar porsinya lebih banyak, plus guyuran kuah kental khas Nasi Gerilya yang bakal lebih meresap.



Tempat yang Tepat Untuk Menantang Tastebuds Kalian.. In a Good Way!
Dari beberapa menu yang berbeda banget dari outlet yang legendaris, mungkin Nasi Gerilya bakal kurang cocok bagi sebagian orang (sang owner pun aware dengan hal ini). Tapi, kalau ditanya pendapat aku pribadi, you have to try this at least once, seriously! Bahkan, aku bakal consider Nasi Gerilya lain kali kalau lagi ‘ngidam’!

Nasi Gerilya (Nasi Padang)
Jl. KL. Yos Sudarso No.111-111a, Kec. Medan Barat
https://maps.app.goo.gl/qPsGuciWXZG43WsG6
Jam Operasional: 10.00-20.00
Harga mulai dari 22rb (udah termasuk nasi bungkus)
No Pork No Lard
Instagram: @nasigerilyamedan

Leave a Reply