Siraman Rohani Dari BPK Haleluya

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Gue nggak tahu penggunaan nama Haleluya ini alasannya apa, tapi yang jelas gue pribadi seakan menemukan cahaya terang dari langit karena BPK-nya yang mendarat tepat di hati.

Pantang rasanya duduk berlama-lama di RM BPK tanpa segera memesan makanannya. Sekilo daging panggang, kidu-kidu dan tidak lupa yang wajib hadir yaitu saksang pun menjadi ‘pilihan’ kami saat itu–semua itu yang ada di dalam menu.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Daging Babi Panggang

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Kidu-kidu

Dari sekian banyak BPK, gue pribadi memastikan akan kembali ke tempat yang satu ini karena daging Babi Panggangnya yang empuk, juicy dan berlemak. Kidu-kidunya juga tidak kalah jagonya dengan daging panggangnya, meski gue masih lebih suka kidu-kidu di Ola Kisat.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Saksang

Kalau saksang di Haleluya, bumbunya tidak sebasah/secair saksang di tempat lain. Bumbu darahnya cenderung mengental dan lengket pada dagingnya. Dan ternyata hal itu justru menjadi sebuah nilai plus menurutku. Sebuah sensasi yang berbeda dari menikmati seporsi saksang babi.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Darah babi

Oh ya, jangan terkejut jika darah di sini tidak diberi sentuhan rempah khas Batak yaitu andaliman. Kami juga sempat bertanya-tanya. Ternyata tidak berapa lama, menyusul piring-piring kecil dengan cabai rawit dan ANDALIMANNYA. Jadi, kamu tinggal mengaduknya saja dengan darah tadi.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Rumah Makan BPK Haleluya
Jalan Berdikari No. 74
#nonhalal
Lokasi: https://goo.gl/maps/BK3tWZVsMfp

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s