Kebun Durian Bintan di Medan Tuntungan ini Bikin Viral!

Shooting di Kebun Durian Bintan

Bulan lalu, kami diinfokan seorang sahabat bahwa ada satu kebun durian di daerah Tuntungan yang baru aja panen. Sebuah kebun dengan luas sekitar 10 hektar ini baru saja memasuki fase panen setelah menunggu 12 tahun.

Konon, katanya sih durian jenis ini ialah varian durian yang sempat ditanam oleh ex Gubernur Sumatera Utara di Tahun 90-an yang kemudian terlantar dan menghilang setelah terjadinya musibah kecelakaan jatuhnya pesawat terbang.

.
Durian Bintan

Perjalanan pun ditempuh sekitar 45 menit dari Medan. Sesampainya di lokasi, ada sebuah gerbang yang cukup usang, lalu kami pun memarkirkan kendaraan.

Kami berhenti di depan sebuah rumah yang diyakini ialah hunian penjaga kebun, dan selang beberapa waktu kemudian, kami pun disambut oleh pemilik kebun, Bapak Ationg.

Belum cerita banyak, kami sudah disodorkan durian jenis Bintan. Rasanya memang menakjubkan! Namun ternyata, selain dari Durian Jenis Bintan, ada juga jenis Durian lain yang ditanam disini seperti Kane, Green Skin, Musang Queen, dsb.

Nah, sebenarnya Durian Bintan itu mempunyai makna tersendiri, bukan artinya berasal dari kepulauan Bintan.

Penasaran seperti apa ulasan soal rasanya? Tonton video Youtube di Channel MakanMana, dijamin ngiler!

Atas alasan privasi dan ketersediaan stok durian yang terbatas, kami tidak mencantumkan nomor telepon.

11 thoughts on “Kebun Durian Bintan di Medan Tuntungan ini Bikin Viral!”

  1. Banyak komen negatif,saran saya buat ko ationg sebaiknya buah duriannya jual ke agen saja dan nggak usah di viral kan lah.

  2. Seperti abg n kk yg pada coment diatas ,merasa pada kecewa karena sdh bolak balik kesana tapi gk menemukan tempat yg diviralkan. Maka dari itu saya tanya,tuntungan didekat mananya,karena mayoritas yg tinggal di daerah sono suku batak karo, tapi untuk menuju tuntungan kearah atas sana. Dan pada umumnya mereka juga punya kebun durian n duku. Tapi klo yg koko viralkan skrng ini,kok saya tdk pernah tau y?. Tapi tdk ada salahnya juga klo koko bersedia kasih alamatnya, karena klo menuju kedaerah tuntungan,untuk jalan pintas atau potongan dari mana” saya cukup banyak tau. Jdi mustahil klo saya gk bisa dapat alamat tu kebun durian.

  3. Ko, aq tinggal di daerah Simp.pos mau glugur rimbun,dan klo dari rumah aq ke tuntungan dekat banget loh. Dan saudara banyak tinggal dituntungan. Cuma kebunnya dituntungan dimananya?. Apakah sdh sampai pasar 10,polsek kutalimbaru atau blm melintasin?.
    Emang kalo daerah kesono,banyak sih yg punya pohon tebu. Apa lgi arahnya bisa menuju,perkemahan pramuka sibolangit. Pastinya saya cukup faham daerahnya.
    Coba koko,kirim dong alamatnya.

  4. Sikap seperti ini yang bisa menimbulkan sentimen rasisme. Coba belajar lah dari para petani durian masa lalu yang ramah dan terbuka bagi semua orang. Kalau memang private, nggak usah diviralkan. Hati hati lho, masyarakat itu ada titik sabar nya. Jangan sampai mereka benci ke pemilik nya.

  5. kami sdh kesana… tp kecewa betul dgn pelayanannya… begitu sampe…pagar ditutup.. keluar pelayannya cowok dan cewek… “katanya sdh pesan?, klo belum duriannya tidak ada walau 1 buah pun..ini hanya utk yg sdh pesan saja”. lah kami tau info ini dr online… tidak tau no hpnya…? jd kami tanya lg no hp nya berapa…. pelayannya bilang lihat aja di youtube dan kami tidak berani kasih no hp nya nanti kami dipecat toke kami…… ANEH… kami mau beli bukan mau mintak lo… herannya hanya orang2 mata sipit yg boleh masuk… ini seperti gejala Rasisme… jadi kami putar dari belakang… ternyata banyak buahnya dipohon…. apakah kalian pikir cuma mata sipit yg berduit yah… Salah kalian Bro…

  6. Perjalanan pun ditempuh sekitar 45 menit dari Medan. Plg pergi kali 2 aja, Jadi silahkan gigit jari sampe sana buah habis, tdk ada no telp jg,
    Next kalo gak mau kasih no telp , makanmana gak usah liput aja, bikin kecewa org Medan aja. Tolong ya yg kecewa byk tuh krn ada bbrp mobil jg balik dgn kecewa& marah2 . Tq

  7. Jika Atas alasan privasi dan ketersediaan stok durian yang terbatas, kami tidak mencantumkan nomor telepon, lebih baik tdk usah diviralkan, hrs kasih no telp jika ada yg mau pesan/beli duriannya, sy sdh 2 kali ke sana & kecewa , bbrp mobil yg berpapasan dgn sy jg kebih kurang ada 5 mobil jg kecewa, yg memviralkan jg hrs bertanggung jwb tolong konfirmasi kembali bahwa buah habis jd jgn dtg lg, jual online aja saran sy, tq

Leave a Reply

Your email address will not be published.