Ramen babi spesial tam tam

Kehadiran Japanese food di tahun 2013 lalu sempat diramaikan oleh beberapa restoran, diantaranya Renjiro dan Dr Sushi. But let’s give a shout out to the first Ramen house in Medan. Boleh dibilang jajaran kuliner Japanese food di Medan ini udah cukup ramai, namun kehadiran Hakkata ini boleh dibilang sangat niche, dengan menspesialiasi ke segmen ramen (mie kuah khas Jepang) non halal.

Alamat Hakkata Ikkousha Medan

Hadirnya resto Hakkata ini di Medan cukup menggembirakan, karena terus terang ga banyak bisnis kuliner yang niche dan specialist. Harapan kami juga semoga bisnis baru yang bermunculan ga hanya ikut-ikutan atau sekedar jual suasana (Cafe we’re pointing at you). Anyway, back to the topic…resto ini berlokasi di Jalan taruma seberang Suan’s Bakery. Menempati satu ruko yang lumayan lebar dan folding door kaca, it’s quite visible from the outside. And since Marutama Ramen is now the new kid on the block, we paid a visit to the not so crowded anymore Hakkata Ikkousha.

interior hakkata ikkousha medan

Interior wise, not much to admire. Meja dan bangku dari kayu nampak dipaksakan untuk ngeblend dengan Japanese themed restaurant. Penggunaan bangku disini lumayan jenius… biar kamu pada ga bisa duduk lama dink…

Nah, karena rata-rata Japanese food di Medan ini halal, apa salahnya kalo kita go full pork disini, let’s start with…

Ramen babi spesial tam tam light

Ramen Babi Tam Tam (59rb). Thick Broth soup, kuahnya niat banget dikasi sampe mau tumpah. Kebanyakan menu ramen disini merupakan kombinasi dari ramen, sup, dan daging. Ada Ramen Babi Tam Tam Special Light yang bedanya di kuah yang lebih encer. Tam tam ini merupakan daging cincang. Overall kuahnya sedap, namun sedikit keasinan menurut lidah MaMa. The goodness however, is in the pork. Daging dengan irisan yang ga tipis ga tebel juga terasa pas dan melt di lidah, ooohhh savory!

ramen babi special light

Ramen Babi Special (56rb). Tastenya kurang lebih sama dengan Tam Tam minus daging cincang. Lebih pucat warnanya overall, tetapi setelah mesan beberapa mangkok akhirnya kami lebih menyukai yang light, mungkin karena kebiasaan orang Medan yang udah kecantol makan mie pansit kuahnya encer.

gyoza babi bakar

Our pork feast didn’t end yet… Gyoza Babi Bakar (28rb) ini enak juga. We can’t comment much when they put minced pork inside the kulit pangsit, hasilnya gyoza kering ini wangi dan memancing selera dengan aroma yang sedikit gosong.

chashu babi tebal

After all the intercourse, inilah menu foodgasmenya… Chashu Babi Tebal (58rb). Ain’t cheap for six slices of pork belly. But…But… it tastes heavenly good. Bumbu dan marinasinya meresap baik kedalam daging, disertai dengan beberapa saos buat dicocol dan dilahap…Sllurrpp juicy and succulent! Kombinasi fatty layer dan daging yang empuk bersilat dengan lidah didalam mulut. Sayangnya MaMa ga sempat foodgasme karena porsinya terlalu kecil untuk sharing.

Staff hakkata ikkousha

Servis disini cepat dan juga memuaskan. Mungkin saja sudah terlatih dengan keramaian pengunjung beberapa waktu lalu. Masih ada lagi beberapa menu selain ramen yang belum kami coba… Coming back? Iya donk, cuman harga makanan disini kan bukan tipe makanan yang bisa sering dikomsumsi.

Dapur Hakkata Ikkousha Medan

Dengan kehadiran Marutama Ramen yang sedang menjadi spotlight saat ini, tidak susah lagi untuk makan di resto ini yang biasanya harus ngantri. What worries us is…dengan niche yang begitu sempit, resto ini butuh taktik dan strategi untuk menggaet masyarakat Medan yang konon ‘suka nyoba makanan baru terus lupa kemudian’.

Persaingan kuliner di Medan tahun 2014 akan lebih marak dengan kehadiran franchise dari luar. Tentu saja makanan yang enak doank ga bisa diandalkan sepenuhnya lagi, butuh promosi terus menerus dan diperlukan brand awareness agar orang tahu dan balik lagi. But at least for now, when someone ask me where to eat good ramen, I know how to answer them.

Yuk ikuti keseruan dari Makanmana di video terbaru: