Posh Cafe & Resto, Kompleks Multatuli

Posh Cafe medan

Sekian lama berkelana kuliner sana-sini, kembali lagi MaMa ke perkampungan kuliner modern Medan, Multatuli. Meskipun bukan café baru, tapi baru kali ini kesampaian niat MaMa untuk review POSH café.

Dengan mengusung konsep duplex dan interior yang artistik, POSH semakin bikin penasaran karena ‘kata orang black burgernya mantap’. Akses masuk ke POSH harus melewati lorong kecil di samping butik sepatu–MOCCAME. Mentok hingga ujung, kamu akan menemui perapian artificial yang unik di samping tangga. Kesan ‘secret dungeon’ inilah yang semakin membuat ekspektasi kami menjadi-jadi.

Posh cafe multatuli

Naik ke lantai dua, kamu akan menemui café dengan interior modern, rapi dan cozy. Ruangannya langsung terbagi dua, indoor dengan lighting yang minim tapi nyaman dengan hembusan AC-nya, dan outdoor yang terang nan terik untuk para smoker. Kedatangan kami, seperti layaknya pengunjung lainnya disambut dengan buku menu yang cuma tulisan saja. Berbekal info dan tips rekomendasi dari dunia persilatan perkulineran, inilah orderan MaMa:

Posh Cafe Crispy Club Pizza

Crispy Club Chicken Pizza (55 ribu)—Konsep Pizza Thin Crust persegi ini bukan yang pertama di Medan, sebelumnya konsep Pizza ini dipopulerkan oleh Lekker. Dengan taburan chicken sausage, corn kernel, tomato sauce, irisan black olive dan berselemekan melted cheese, ini cocok sebagai pembuka makanan sembari menunggu maincourse yang sedang diproses.

Posh Cafe Fettucini Alfredo

Fettucini Alfredo (38 ribu)—Fettucini Alfredo di sini porsinya lumayan kecil. Dimasak dengan beef ham, dan saus alfredo yang minim lalu digarnish dengan garlic bread, tomato cherry dan parsley. Rasanya not so memorable, but not bad either.

Posh Cafe Nasi Goreng Buntut

Nasi Goreng Buntut (45 ribu)—Selain dari hidangan western, kami mendapati menu Indonesia juga di sini. Salah satunya yang kami pesan adalah Nasi Goreng Buntut yang secara visual lumayan presentable. Rasa gurih dan lemak dari fried Buntut benar-benar compliment rasa manis dari nasi gorengnya. lalu dilengkapi dengan emping dan sayur standard sebagai garnish.

Posh Cafe black burger

Beef Patty Burger (58 ribu) & Chicken Black Burger (58 ribu) – We saved the best for the last. Nah, Black Bun Beef Patty burger ini yang menjadi highlight dari kunjungan kami ke sini (Niat awal kami sih maunya mesan Beef Sirloin Burger, tapi dari waitress diinformasikan bahwa beef burger yang ada di sana hanya tersedia Beef Patty Burger). Beef burger yang dihidangkan bersama lettuce dan telur goreng lalu diapit oleh Black Bun ini—passable, with a hint of relish mixed in the patty. I mean, untuk harga yang dibayar dan predikat ‘kata orang enak’, sepertinya menu ini perlu dipermak lebih ‘segar’ dan isinya lebih ‘tebal’ lagi untuk menjadi everyone’s favorite.

Oh well…cerita punya cerita, kembali ke kesimpulan yang tadi–Overall the food is not bad at all, but POSH needs something more to be remarkable instead of just offering fancy interior and cozy ‘lounge’, unless that’s what you’re looking for. Keep on improving, POSH. We will come back again for a better culinary experience. In the mean time, we are still wandering around to find the best burger in town.

One Reply to “Posh Cafe & Resto, Kompleks Multatuli”

  1. Namanya sesuai dengan yg ditawarkan “Posh”
    serba mahal dan sama sekali tidak menyentuh esensi restaurant, came here with friends once and we wouldn’t back again, tamu hanya kami pada awalnya tapi serving nya lama sekali, untuk harga yg dibayarkan wajar bila kita expect sesuatu yg extraordinary tapi hampir semua orderan yg keluar kita kecewa

    Like

Berikan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s