6 Outlet Kwetiau Goreng Kebanggaan Warga Medan, Ada Juga yang Halal!

Di manapun kalian berada (Malaysia, Singapore, atau Medan, Indonesia), Char Kway Teow jadi salah satu makanan favorit, terutama bagi suku Tionghoa. Fyi, Char Koay Teow adalah pengucapan bahasa Hokkien untuk aksara Tionghoa 炒粿條 alias Kwetiau Goreng.

Kalian pasti familiar dengan Kwetiau Goreng (Char Kway Teow) ala Penang, Malaysia yang digoreng di atas wajan berapi besar, bersama tauge, kucai, udang, kerang, dan telur. Sebagai tambahan, mereka sering memasukkan lap cheong dan/atau bakso ikan, lalu ditumis dengan bawang putih, kecap ikan, sambal, dan kecap manis. Kwetiau goreng ala Medan tak berbeda jauh, hanya minus kucai, kerang, serta sambal (tapi ditambah daging babi dan beberapa topping lain).

Awalnya, masakan ini dibuat sebagai penghasilan sampingan oleh para nelayan (termasuk nelayan pengumpul kerang) dan para petani di Chaozhou (Teochew) di malam hari, menggunakan udang yang mereka tangkap. Namun kini, kwetiau sudah menjadi makanan favorit berbagai kalangan. Di Medan sendiri, selain warga lokal, kwetiau Medan juga sering menjadi makanan yang paling diburu oleh para turis.

Tapi, kalian yang baru pertama kali berkunjung ke Medan mungkin bingung. Dari sekian banyak outlet yang ada, bagusnya mulai dari outlet yang mana dulu. Makanya, MaMa rekomen beberapa outlet yang jadi benchmark Kwetiau Goreng Medan! Apa saja? Let’s check it out!

1. Kwetiau Ateng

Kwetiau Ateng adalah salah satu kwetiau goreng legendaris kota Medan yang bakal langsung terbersit di benak warga lokal. Kwetiau ini begitu dicintai oleh penggemar kwetiau, baik warga lokal maupun turis.

Kwetiau Ateng memiliki beberapa cabang di S.Parman, Cemara Asri, Wahidin, dan Sumatera. Tapi, kebanyakan orang akan berkunjung ke Kwetiau Ateng cabang S.Parman, mungkin karena tempatnya yang lebih luas dan ber-AC.

Di sini, ada tiga menu utama yang bisa kamu temui: nasi, kwetiau, dan bihun, yang bisa kamu request untuk digoreng polos, dengan telur, dengan seafood atau komplit. Kwetiau Ateng masih memakai arang untuk menggoreng kwetiaunya sehingga rasa dan aroma smoky masih terasa.

Tekstur kwetiaunya juga lebih lengket karena telurnya membalut tiap lembar kwetiau dengan sempurna. Mungkin sebagian berpikir kalau harganya sedikit lebih premium dibanding kwetiau yang lain. Tapi, mengingat rasio kwetiau dan topping-nya yang seimbang, serta porsinya yang lebih besar, MaMa rasa sih harganya cukup sepadan.

Bagi pecinta pedas dan manis, jangan lupa mencampur sambal merah manis yang menjadi salah satu ciri khas Kwetiau Ateng! Selain itu, kalau persediaan masih ada, kalian juga wajib cobain Bakphok (pork lard) nya.

Kwetiau Ateng

Jl. S.Parman No. 52a, Kec. Medan Petisah
https://maps.app.goo.gl/17Jvkor3VpBGKLra8
Jam Operasional: 08.00-00.00
Non Halal

2. Kwetiau Gedeh

Bagi sebagian masyarakat Medan, gerai Kwetiau Gedeh ini dinobatkan sebagai salah satu kwetiau goreng paling top di Kota Medan (termasuk Leo dan Bobby). Nggak heran sih, soalnya beberapa pengunjung nampak sudah duduk menunggu antrian dan memadati rumah makan ini, bahkan sebelum sang owner yang berpengalaman puluhan tahun ini menuangkan minyak ke wajan panas.

Layaknya outlet Kwetiau Goreng lain, kalian hanya akan dihadapkan pada dua pertanyaan: Pertama, mau pilih bihun, kwetiau, atau mie. Kedua, mau dimasak polos, pake telur, atau komplit.

Kalian harus bersabar kalau kalian pesan menu komplit, karena prioritas utama mereka adalah menu polos yang menjadi base menu. Untuk yang komplit, base menu tersebut harus dimasak lagi dengan menambahkan telur atau lauk lainnya sesuai pesanan.

Satu hal yang wajib MaMa highlight di sini adalah penggunaan arang untuk memasak, selain rahasia dari keahlian tangan serta bahan-bahan terbaik. Kwetiaunya perpaduan antara kwetiau kanji dan beras, menghasilkan tekstur yang kenyal dan lembut.

Penggunaan telur bebek dan minyak babi bikin kwetiau ini terasa berlemak dan memiliki umami yang pas. Ditambah lagi, perpaduan aneka topping-nya yang melimpah (bahkan lebih banyak dari kwetiaunya sendiri) juga bikin seporsi Kwetiau Goreng ini worth it.

Kwetiau Gedeh

Jl. Gedeh No.9, Kec. Medan Kota
https://maps.app.goo.gl/vyo2wWbWB9Jdkhrw8
Jam Operasional: 08.00-11.00 (pagi) 19.00-22.00 (malam)
Non Halal

3. Kwetiau Akuang

Mulai berjualan sejak tahun 1960, Kwetiau Akuang merupakan salah satu kwetiau legendaris di Medan. Kwetiau Akuang juga pernah dikunjungi 2 kali oleh Alm. Bondan Winarno yang merupakan penulis dan jurnalis ‘JalanSutra‘, dan juga TV host untuk acara ‘Wisata Kuliner‘.

Karena Halal, Kwetiau Akuang bisa dinikmati oleh siapapun! Pas banget buat yang pengen menikmati Kwetiau Goreng khas Medan tapi terhalang kandungan B2.

Biasanya, kwetiau ini digoreng dengan telur (bebek/ayam), bakso, sayuran dan juga udang, cukup simpel dibanding outlet kwetiau goreng pada umumnya. Karena digoreng di wajan dengan arang sebagai sumbernya, rasa smoky terasa banget, baik dalam aroma maupun cita rasa.

Di sini, kalian juga bisa request saus merah homemade yang menurut Acek Aan, penerus dari Acek Akuang, jadi saus favorit para pelanggannya. Tapi, menurut MaMa pribadi, sausnya menjadikan keseluruhan kwetiaunya menjadi lebih manis.

Btw, selain kwetiau, di sini juga tersedia Nasi Goreng, Bihun Goreng, Kwetiau Kuah, dan lain-lain.

Kwetiau Akuang

Jl. Pagaruyung No.10, Kec. Medan Petisah
https://maps.app.goo.gl/4LgHx6TDpPy9DXDs5
Jam Operasional: 17.00-00.00
Halal

4. Kwetiau Atin

Pasar Ramai memang punya banyak kuliner andalan, salah satunya Kwetiau Atin yang terletak di bagian belakang. Meskipun tempatnya sempit dan nggak bisa makan di tempat, MaMa masih merekomendasikan Kwetiau Goreng di sini, karena Kwetiau Atin ini termasuk pemain lama di Pasar Ramai, dan kebanyakan hanya warga senior yang tahu kwetiau di sini.

Hingga kini, Kwetiau Atin sudah berjualan selama kurang lebih 60 tahun, dan Ayi pemilik yang sekarang adalah generasi yang kedua. Fyi, Kwetiau Ayi Atin ini pernah diliput di Youtube The Food Ranger!

MaMa suka dengan tekstur kwetiaunya yang kenyal dan lembut. Karena dimasak dengan telur bebek, teksturnya menjadi lebih berlemak. Ukuran udangnya juga cukup besar dan fresh. Seporsi Kwetiau Goreng ini makin lengkap dengan kerupuk kulit babi yang renyah. Dengan porsi yang cukup besar dan lauk yang lengkap, harganya masih lumayan affordable!

Kwetiau Atin

Pasar Ramai, Kec. Medan Area
(Dekat Nasi Lemak Ayung/Kedai Kopi 36)
https://maps.app.goo.gl/sa4B68BPVMuGbG3p7
Jam Operasional: 06.00-12.00
Non Halal

5. Kwetiau Ketapang

Pas melangkah masuk, kalian serasa dibawa ke daerah pedesaan. Interior dan perabotan kayu serta pekarangan rumah yang dijadikan dining area kontras banget dibandingkan dengan bangunan di sekitarnya. Pastinya bikin sesi makan di sini lebih rileks!

Meskipun begitu, bintang utama di sini tetaplah Kwetiau Goreng Lengkapnya. Kwetiau yang kenyal dan lembut terasa berlemak berkat pengggunaan telur bebek. Aneka topping yang beragam juga bikin seporsi kwetiau ini makin lengkap.

Bakphok di sini juga terasa spesial karena digoreng dengan kulitnya. Jadi, ada tekstur dari lemak yang melebur serta kulit yang garing dan rapuh.

Untuk memasak, Kwetiau Ketapang menggunakan arang alih-alih gas, yang konon katanya bikin masakan apapun jadi lebih nikmat.

Kwetiau Ketapang

Jl. Ketapang No.7B, Kec. Medan Petisah
https://maps.app.goo.gl/AhgwPcfmY9yWD9p57
Jam Operasional: 06.30-11.00
Non Halal

6. Kwetiau Ahwa

Pas kalian klik link di atas, kalian mungkin bingung, kok namanya Anie? MaMa salah masukin link ya?Nah, nama Anie ini sebenarnya hanya panggilannya saja, sedangkan nama aslinya adalah Ahwa.

Anyway, menu yang jadi favorit MaMa di sini adalah kwetiau + mie polos yang ditambah dengan telur bebek mata sapi. Meskipun polos, aroma wok hei-nya begitu kuat, dengan cita rasa yang gurih dari penggunaan minyak babi. Apalagi, tambahan telur bebek setengah matangnya bikin seporsi kwetiau mie polos ini jadi lebih berlemak.

Pengalaman selama 40 tahun di Jl. Mesjid bikin Kwetiau Ahwa ini digemari banyak orang, bahkan disukai oleh tiga generasi sekaligus!

Karena letaknya berada di kopitiam, Kwetiau Ahwa ini juga pas banget dijadikan menu sarapan bareng secangkir kopi hangat. Gambaran “slow morning” yang ideal banget!

Kwetiau Ahwa

Jl. Mesjid No. 140, Kec. Medan Barat
https://maps.app.goo.gl/3WvQdjxJTqxEb9aa6
Jam Operasional: sekitar jam 06.00-10.00
Non Halal

…dan puluhan outlet Kwetiau Goreng Lainnya!

Meskipun yang MaMa cantumkan hanya enam outlet, masih ada banyak banget outlet Kwetiau Goreng lain yang bakal “mempergurih” kunjungan kalian ke Medan. Jadi, pastikan kalian pantengin terus IG @makanmana dan @ciakbakmie ya, biar tetap update dengan kuliner Medan lainnya, khususnya Kwetiau Goreng!

Leave a Reply

Ulasan menarik lainnya...

Discover more from Makanmana

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading